Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

200 Petani dan Keluarga di Jember dan Banyuwangi Dapat Layanan Kesehatan Gratis Berkat Ewindo

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:58 WIB
200 Petani dan Keluarga di Jember dan Banyuwangi Dapat Layanan Kesehatan Gratis Berkat Ewindo
Ewindo bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Jember menggelar Pemeriksaan Kesehatan untuk sekitar 200 petani dan keluarga di Jember, Jawa Timur.

Suara.com - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-77, PT East West Seed Indonesia (EWINDO) atau dikenal dengan “CAP PANAH MERAH” pada hari ini bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Jember menggelar Pemeriksaan Kesehatan untuk sekitar 200 petani dan keluarga di Jember, Jawa Timur.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Jember dr. Bagus Hermansyah, M.Biomed serta perwakilan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember, General Manager Corporate Affairs EWINDO Fransiska Fortuna dan jajaran manajemen EWINDO di Jember.

"Pertanian adalah sektor penopang ketahanan pangan, namun di sisi lain petani memiliki resiko kesehatan akibat jam kerja yang panjang, paparan zat kimia dan minimnya alat pelindung diri. Kegiatan ini sesuai dengan nilai yang kami usung, kami adalah sahabat petani yang bersedia memahami, membantu, dan senantiasa dapat memberikan solusi atas segala permasalahan petani termasuk kesehatan petani dan keluarganya," papar Seed Operation Director PT East West Seed Indonesia Joko Sareh Utomo.

Melalui kegiatan yang juga dilakukan untuk merayakan ulang tahun East West Seed Group ke-40, EWINDO mengangkat tema “Healthy Growers for Healthier Tomorrow” di mana petani kunci produksi benih EWINDO atau “growers” dan keluarga dalam hal ini istrinya mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan edukasi pola hidup sehat secara gratis. Petani yang mendapatkan layanan ini berasal dari area Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Layanan kesehatan gratis ini mendapat respon sangat positif dari petani. Perwakilan petani Sutriono yang berasal dari Banyuwangi mengatakan para petani sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis ini. Pasalnya, selama ini mereka jarang dan memang tidak terpikir untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.

“Kami sangat senang dan berterima kasih karena bisa memeriksakan kesehatan secara gratis. Kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala karena sangat membantu dan memudahkan petani,” kata Sutriono.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember dr. Supangat, M.Kes., Ph.D., Sp.BA mengatakan kegiatan ini selain ditujukan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat agrikultur juga untuk memberikan informasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

Sebagai Kampus Agromedis di Indonesia, hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Jember kepada lingkungan dan masyarakat terutama dalam mendukung peningkatan kesehatan petani sebagai tulang punggung pangan negara.

“Program pemeriksaan kesehatan bagi para pelaku aktifitas pertanian sangat bagus dilakukan. Perusahaan seperti EWINDO luar biasa karena sudah melakukannya sekaligus implementasi semboyannya sebagai sahabat petani yang paling baik. Kalau semua lembaga yang terkait dengan petani peduli kepada kesehatan mereka maka petani akan bahagia dan jika petani bahagia maka negara akan menjadi sejahtera,” ujar Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember dr. Supangat, M.Kes., Ph.D., Sp.BA.

Selain memberikan layanan kesehatan kepada petani, sebelumnya EWINDO juga telah bekerja sama dengan Universitas Jember membangun sarana MCK dan pipanisasi untuk lahan pertanian sepanjang 600 meter di Desa Suco Pangepok, Kecamatan Jelbuk, Jember-Jawa Timur. Pipanisasi ini mengairi lahan pertanian produktif seluas 45 hektar dan dapat dimanfaatkan oleh 105 petani yang aktif memproduksi komoditas padi, jagung, cabai, tomat dan terong.

Tidak hanya di Jember, Jawa Timur, EWINDO juga memberikan bantuan dan layanan kesehatan untuk petani di berbagai daerah lainnya seperti di Brebes, Jawa Tengah dan Pandeglang, Banten. Hingga saat ini EWINDO telah bekerja sama dengan lebih dari 17.000 petani produksi benih.

Melalui kerjasama ini EWINDO melakukan pendampingan, transfer teknologi hingga menyerap hasil panen petani secara langsung. Dengan pola kerja sama ini petani mendapatkan jaminan atas produk pertanian yang dihasilkan.

Selain itu, EWINDO juga membina lebih dari 7 juta petani sayuran di seluruh Indonesia. Guna melayani petani sayuran di seluruh Indonesia EWINDO telah memproduksi 150 varietas benih unggul berkualitas dan telah mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panen Raya Petani Tebu Pasirbungur Alami Kenaikan Hasil Hingga 74 Persen

Panen Raya Petani Tebu Pasirbungur Alami Kenaikan Hasil Hingga 74 Persen

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:29 WIB

Penghargaan Swasembada Beras untuk Jokowi Mendapat Reaksi dari Petani

Penghargaan Swasembada Beras untuk Jokowi Mendapat Reaksi dari Petani

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:45 WIB

Kemarau di Simeulue Bikin Petani Kesulitan Garap Lahan

Kemarau di Simeulue Bikin Petani Kesulitan Garap Lahan

Sumbar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:03 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB