Apa Itu Inflasi? Pahami Pengertian, Penyebab dan Dampak Bahayanya

Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:44 WIB
Apa Itu Inflasi? Pahami Pengertian, Penyebab dan Dampak Bahayanya
Inflasi - Pengeritan Inflasi, Dampak, dan Penyebab (Istimewa)

Fenomena inflasi kerap menjadi perbincangan di berbagai negara di dunia. Inflasi kerap menjadi permasalahan di beberapa negara yang memiliki dampak tersendiri bagi negara tersebut.

Seperti yang terjadi di Amerika Serikat (AS) misalnya, inflasi dilaporkan terjadi pada bulan Juni 2022. Negara tersebut mencapai inflasi hingga 9,1 persen, angka tersebut menjadi angka terbesar sejak 1981.

Tidak hanya Amerika Serikat, Sri Lanka juga menjadi salah satu negara yang disebut-sebut mengalami inflasi tertinggi di tahun ini yaitu mencapai 60 persen.

Lantas, apa itu inflasi? Dan seperti apa penyebab serta dampak dari inflasi? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Pengertian Inflasi

Menyadur dari Bank Indonesia, inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu.

Inflasi memiliki lawan kata yaitu deflasi, di mana deflasi sendiri merupakan penurunan harga barang secara dan terus menerus.

Secara umum, inflasi biasanya ditunjukkan dengan kenaikan harga secara keseluruhan atau kenaikan biaya hidup yang terjadi di suatu negara.

Tidak hanya itu, biasanya, inflasi juga diukur untuk bisa mengetahui dampak keseluruhan dari perubahan harga serangkaian produk dan juga layanan.

Baca Juga: Mendagri Tito : Perlunya Langkah-langkah Antisipatif Tangani Lonjakan Inflasi

Pengukuran tersebut memungkinkan representasi nilai tunggal dari kenaikan harga barang dan jasa pada perekonomian suatu negara dalam waktu-waktu tertentu.

Penyebab Inflasi

Diketahui, ada sejumlah faktor yang menjadi pemicu adanya inflasi, salah satunya yaitu peningkatan jumlah uang yang beredar. Hal tersebut dikarenakan uang meningkat salah satunya bisa muncul karena mencetak dan memberikan lebih banyak uang kepada warga.

Tidak hanya itu, kondisi itu muncul karena secara hukum mengurangi nilai mata uang yang sah, dan meminjamkan uang sebagai kredit rekening cadangan melalui sistem perbankan dengan membeli obligasi pemerintah dari bank di pasar sekunder.

Oleh karenanya, inflasi terjadi karena uang kehilangan daya belinya. Inflasi juga bisa muncul karena adanya tekanan dari sisi supply (cost pust inflation), dari sisi permintaan (demand pull inflation), dan dari ekspektasi inflasi.

Dampak Bahaya Inflasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI