Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Rencana Kenaikan Suku Bunga Lagi-lagi Pudarkan Harga Emas

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:21 WIB
Rencana Kenaikan Suku Bunga Lagi-lagi Pudarkan Harga Emas
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas kembali bergerak melemah pada perdagangan hari Selasa, karena investor menunggu pergerakan suku bunga yang lebih tinggi di Amerika Serikat dan negara lain.

Mengutip CNBC, Rabu (31/8/2022) harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD1.723,65 per ounce setelah mencapai level terendah satu bulan di USD1.719,56 pada sesi Senin.

Sementara itu, emas berjangka Amerika ditutup berkurang 0,8 persen menjadi USD1.736,3 per ounce.

"Ada tekanan lanjutan pada emas dari komentar (Chairman Federal Reserve) Jerome Powell minggu lalu yang meningkatkan ekspektasi Fed yang lebih agresif. Emas sebagai aset tanpa bunga akan memiliki lebih banyak persaingan," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Pada pertemuan Jackson Hole pekan lalu di Wyoming, The Fed dan Bank Sentral Eropa memberikan nada  hawkish, menjanjikan semua upaya untuk menjinakkan inflasi bahkan jika pertumbuhan ekonomi terpukul.

Sebagian besar trader sekarang memperkirakan kenaikan 75 basis poin pada pertemuan September.

Namun, emas pada akhirnya akan menyimpang dan melihat beberapa aliran  safe-haven  di beberapa titik jika ekonomi mulai melambat, tambah Meger.

Indeks Dolar (Indeks DXY) relatif stabil, setelah naik menjadi 0,3% sebelumnya. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Pergerakan kembali di atas USD1.765 bisa membuat mereka yang  bullish  pada emas bersemangat sekali lagi tetapi itu mungkin lebih mudah diucapkan daripada dilakukan jika perdagangan selama beberapa sesi terakhir adalah contohnya," ujar Craig Erlam, analis OANDA.

baca juga

Sementara itu harga perak di pasar spot merosot 1,9 persen menjadi USD18,39 per ounce dan platinum juga menyusut 1,9 persen menjadi USD847,50 dan paladium melorot 2,9 persen menjadi USD2.084,69 per ounce. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Berbalik Arah Menguat

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Berbalik Arah Menguat

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 08:12 WIB

Harga Emas Melorot 1 Persen Imbas The Fed yang Makin Agresif Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Melorot 1 Persen Imbas The Fed yang Makin Agresif Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ketua Federal Reserve Pidato Soal Inflasi, Harga Emas Turun 1,22 Persen

Ketua Federal Reserve Pidato Soal Inflasi, Harga Emas Turun 1,22 Persen

Bisnis | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 05:54 WIB

Terkini

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:05 WIB

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB