Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Kuota Pertalite Mau Habis, Mobil Mewah Masih Suka Sedot BBM Bersubsidi

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 01 September 2022 | 12:48 WIB
Kuota Pertalite Mau Habis, Mobil Mewah Masih Suka Sedot BBM Bersubsidi
Sejumlah kendaraaan mewah tepergok hendak mengisi BBM bersubsidi di SPBU kawasan Menteng. (Suara.com/Fadil_

Suara.com - Apa yang dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang bersubsidi seperti Pertalite akan habis pada bulan Oktober 2022 bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, para pemilik mobil mewah masih suka menyedot BBM bersubsidi.

Dari pantauan Suara.com di salah satu SPBU di bilangan Menteng, Jakarta Pusat Kamis (1/9/2022) misalkan, terlihat antrean cukup mengular di SPBU tersebut, khususnya roda empat.

Di SPBU tersebut, terdapat 4 jalur pengisian BBM untuk roda empat, 2 jalur khusus BBM subsidi dan 2 jalur lagi untuk yang non subsidi. Tapi yang menarik antrian di jalur BBM subsidi yang paling banyak.

Di antara para mobil yang antre tersebut terlihat sejumlah mobil yang dikatakan cukup mewah seperti halnya mobil Toyota Innova, Toyota Rush, Toyota Vios hingga Toyota Alphard.

Jika mengacu harga jual pada 4 jenis mobil tersebut harganya cukup fantastis. Toyota Rush misalnya dibandrol mulai Rp278 juta untuk tipe terendah hingga 289 juta untuk tipe tertingginya.

Sementara Toyota Innova dibandrol mulai Rp369,9 juta untuk tipe paling rendah sampai Rp418 juta untuk tipe tertingginya. Sedangkan untuk sedan Toyota Vios dibandrol mulai Rp293 juta hingga Rp325 juta untuk tipe tertingginya.

Nah satu lagi, Toyota Alphard dimana mobil mewah satu ini dibandrol dengan harga jual Rp1,1 miliar sampai dengan Rp1,6 miliar untuk tipe tertingginya.

Jadi tak heran jika apa yang dikatakan Sri Mulyani benar adanya karena hampir sekitar 80 persen anggaran subsidi Pertalite dinikmati orang berkocek tebal alias mampu.

"Dari subsidi Pertalite Rp93,5 triliun ini 80 persen dinikmati oleh rumah tangga yang relatif mampu bahkan sangat kaya," kata Sri Mulyani dalam konferensi persnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (26/8/2022).

80 persen tersebut lanjut Sri Mulyani setara dengan Rp60 triliun lebih, artinya anggaran subsidi Pertalite ini hampir seluruh dinikmati orang pemilik mobil. Sementara sisanya sebesar 20 persen hanya dikonsumi oleh pemilik motor.

Sementara untuk konsumsi Solar, penikmat subsidi ini lebih gila lagi, karena hampir 95 persen dinikmati orang kaya, sementara sisanya 5 persen baru orang miskin.

"Untuk masyarakat tidak mampu hanya mencapai 5 persen sementara 95 persen dinikmati oleh orang-orang mampu dari nilai subsidi mencapai Rp149 triliun," katanya.

Kondisi ini pun yang menjadi perhatian utama pemerintah karena harus bersiap menanggung tambahan anggaran subsidi dan kompensasi jika harga jual BBM dalam negeri tidak naik. Apalagi saat ini kuota penjualan Pertalite dan Solar makin menipis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan 1 September! Presiden Jokowi Sebut Masih Kalkulasi Kenaikan Harga BBM Subsidi Secara Hati-hati

Bukan 1 September! Presiden Jokowi Sebut Masih Kalkulasi Kenaikan Harga BBM Subsidi Secara Hati-hati

News | Kamis, 01 September 2022 | 12:45 WIB

Isu BBM Mau Naik Bikin Heboh, Pemilik Mobil Serbu hingga Antre Mengular di SPBU Kawasan Kuningan

Isu BBM Mau Naik Bikin Heboh, Pemilik Mobil Serbu hingga Antre Mengular di SPBU Kawasan Kuningan

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 11:52 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru 1 September 2022: Pertamax Cs Turun, Pertalite Naik?

Daftar Harga BBM Terbaru 1 September 2022: Pertamax Cs Turun, Pertalite Naik?

News | Kamis, 01 September 2022 | 11:17 WIB

Harga BBM Subsidi Belum Naik, Antrean Panjang Mobil dan Motor Terjadi SPBU di Tanjung Barat

Harga BBM Subsidi Belum Naik, Antrean Panjang Mobil dan Motor Terjadi SPBU di Tanjung Barat

News | Kamis, 01 September 2022 | 11:13 WIB

Terkini

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33 WIB

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:55 WIB

Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?

Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:45 WIB

Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah

Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:43 WIB

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:35 WIB

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB