Islam dan Nasionalisme Satu Tarikan Napas, PKB Anugerahi 5 Kiai Penjaga NKRI

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:15 WIB
Islam dan Nasionalisme Satu Tarikan Napas, PKB Anugerahi 5 Kiai Penjaga NKRI
PKB Anugerahi 5 Kiai Penjaga NKRI. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Partai Kebangkitan Bangsa memberikan penghargaan kepada lima kiai kharismatik di Jakarta Convention Center pada Kamis, 24 Juni 2026.
  • Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa besar para kiai dalam mengembangkan dakwah Islam yang selaras dengan nasionalisme.
  • Kelima tokoh yang menerima penghargaan meliputi KH Sahal Mahfudh, KH Hasyim Muzadi, KH Imron Hamzah, KH Ahmad Faqih, dan KH Bukhori Masruri.

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan penghargaan khusus kepada lima tokoh kiai kharismatik.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa besar mereka dalam mengembangkan dakwah Islam yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan cinta Tanah Air.

Penganugerahan tersebut dilangsungkan dalam acara puncak Harlah ke-28 PKB yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Kamis malam (24/6/2026) kemari.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Plt. Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH. Manarul Hidayah, didampingi oleh Sekjen DPP PKB, M Hasanuddin Wahid.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menjelaskan bahwa kelima tokoh tersebut dipilih karena dedikasi tanpa henti mereka terhadap dunia pendidikan pesantren, dakwah, dan penguatan persatuan bangsa.

Menurut sosok yang akrab disapa Kang Cucun ini, para kiai tersebut berhasil memadukan semangat keagamaan dengan nasionalisme.

"Penghargaan PKB ini kami persembahkan kepada para kiai yang berdakwah menanamkan nilai-nilai keislaman dalam satu tarikan napas yang menyatu dengan nasionalisme, Pancasila, dan cinta Tanah Air, menggunakan bahasa rakyat yang mudah dipahami oleh umat," ujar Cucun.

Cucun menambahkan bahwa keteladanan para kiai ini menjadi bukti nyata bahwa menjalankan ajaran agama dan mencintai negara adalah dua hal yang saling menguatkan.

"Sepanjang hidup beliau-beliau mendedikasikan diri untuk mendidik umat dan rakyat bahwa mencintai Indonesia sama pentingnya dengan mencintai agamanya. Menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sama mulianya dengan melaksanakan rukun Islam," lanjutnya.

baca juga

Adapun lima tokoh kiai yang menerima penghargaan tersebut adalah:

1. KH. Sahal Mahfudh (diwakili putranya, Gus Abdul Ghoffar Rozin): Mantan Rais Aam PBNU dan Pengasuh Pesantren Maslakul Huda yang dikenal alim serta konsisten membawa pesan akhlak dan nasionalisme dalam dakwahnya.

2. KH. Hasyim Muzadi (diwakili putranya, Gus Yusron Hasyim Muzadi): Mantan Ketua Umum PBNU yang dikenal sebagai intelektual penyebar Islam moderat hingga ke level internasional.

3. KH. Imron Hamzah (diwakili istri beliau): Sosok mubalig berwibawa yang pernah menjabat Ketua PWNU Jawa Timur dan anggota MPR RI periode 1987–1997.

4. KH. Ahmad Faqih (diwakili putranya, KH. Mali Murtadlo, Lc.): Pengasuh Pesantren Al-Musri Cianjur yang merupakan kiai pejuang melawan penjajahan Jepang dan Belanda demi mempertahankan kemerdekaan.

5. KH. Bukhori Masruri (diwakili putranya, Gus Farham Fuad): Ulama sekaligus seniman pencipta lagu "Perdamaian" yang menggunakan seni sebagai media dakwah untuk menyebarkan nilai persatuan.

PKB berharap keteladanan para tokoh tersebut dapat menginspirasi generasi muda dalam menjaga harmoni antara nilai-nilai keislaman dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU

Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:57 WIB

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:08 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:07 WIB

Terkini

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 08:23 WIB

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:15 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 08:09 WIB

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:02 WIB

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

×