Mengenal September Effect, Momen Harga Saham yang Melemah dan Penyebabnya

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 14:56 WIB
Mengenal September Effect, Momen Harga Saham yang Melemah dan Penyebabnya
Ilustrasi [Antara/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Bayang-bayang September Effect mulai terasa dalam dinamika indeks harga saham gabungan (IHSG) di Indonesia. Pengertian fenomena ini adalah tren melemahnya saham-saham di IHSG. 

September Effect sebenarnya bukan hanya terjadi di Indonesia. Melansir Investopedia, September Effect mengacu pada return atau pengembalian pasar saham yang secara historis melemah di bulan September.

Di Amerika Serikat, para investor mengunci keuntungan serta kerugian pajak sebelum akhir tahun sekembalinya mereka dari musim panas. Faktor lainnya adalah para investor melikuidasi saham untuk biaya sekolah bagi anak-anak, yang selalu terjadi setiap tahun.

Oleh karena itu, efek September dianggap sebagai kekhasan historis yang selalu berulang saban tahun, bukan sebab-akibat dari fenomena yang terjadi secara tiba-tiba. 

Beberapa analis menganggap bahwa efek negatif pada pasar disebabkan oleh bias perilaku musiman karena investor mengubah portofolio mereka pada akhir musim panas kemudian mencairkannya. Alasan lain bisa jadi karena sebagian besar pemikik reksa dana menguangkan kepemilikan mereka untuk memanen kerugian pajak.

Analisis data pasar oleh Dow Jones Industrial Average (DJIA) menunjukkan bahwa September adalah satu-satunya bulan dengan pengembalian negatif selama 100 tahun terakhir.

Namun, efeknya tidak berlebihan dan, yang lebih penting, tidak banyak mempengaruhi bulan-bulan selanjutnya. Investopedia menyebutkan jika seseorang bertaruh melawan September selama 100 tahun terakhir, individu itu akan mendapat untung secara keseluruhan. Jika investor membuat taruhan itu hanya pada tahun 2014, misalnya, investor itu akan kehilangan uang.  

Namun demikian, menurut Market Realist, dampak dari September Effect telah menghilang dalam beberapa tahun belakangan. Selama 25 tahun terakhir, pengembalian bulanan rata-rata untuk bulan September adalah sekitar -0,4% sedangkan pengembalian bulanan rata-rata positif. Namun, perlu dicatat bahwa efek ini berpengaruh ke seluruh dunia. Bukan hanya negara-negara yang dapat menyetir ekonomi seperti Amerika Serikat. 

Dalam konteks IHSG, September Effect memang selalu membawa koreksi saham. Para emiten banyak mengurangi agenda pending di bulan ini seperti dividen.

Hal ini dipengaruhi juga oleh publikasi laporan keuangan semester pertama yang membuat para investor memilah emiten yang layak dipertahankan hingga akhir tahun dengan melihat laporan kinerja periode sebelumnya. Beberapa lembaga yang mencatat kinerja positif di semester pertama adalah industri perbankan dan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Untuk itu, calon investor perlu mempelajari profil-profil emiten sebelum memutuskan berinvestasi di pasar saham. Jangan sampai melakukan kesalahan yang justru berujung pada kerugian. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.160

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.160

Bisnis | Jum'at, 02 September 2022 | 09:07 WIB

Lemah Lagi, IHSG Kamis Sore Ditutup Lesu di Level 7.153

Lemah Lagi, IHSG Kamis Sore Ditutup Lesu di Level 7.153

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 16:36 WIB

OJK: Uang Darurat dan Pinjaman Jangan Digunakan untuk Beli Saham!

OJK: Uang Darurat dan Pinjaman Jangan Digunakan untuk Beli Saham!

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 11:37 WIB

Merah Lagi, IHSG Kamis Pagi Dibuka Melemah ke Level 7.166

Merah Lagi, IHSG Kamis Pagi Dibuka Melemah ke Level 7.166

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 09:12 WIB

Investor Pangkas Anggaran, Pendiri Canva Tak Khawatir, Yakin Masih Bisa Bertahan

Investor Pangkas Anggaran, Pendiri Canva Tak Khawatir, Yakin Masih Bisa Bertahan

Batam | Kamis, 01 September 2022 | 07:00 WIB

Rebound, IHSG Ditutup Naik 0,27 Persen ke Level 7.178

Rebound, IHSG Ditutup Naik 0,27 Persen ke Level 7.178

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:11 WIB

Terkini

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB