Investasi pada Item Fesyen, Apa yang Harus Diperhatikan?

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 08:19 WIB
Investasi pada Item Fesyen, Apa yang Harus Diperhatikan?
Ilustrasi investasi item fesyen.[freepik.com/marymarkevich]

Suara.com - Kini, semakin banyak orang muda yang meninggalkan jenis investasi tradisional, dan memilih yang kekinian, mulai dari bitcoin hingga item fesyen mewah. Meski mengeluarkan sejumlah besar uang untuk membeli item fesyen mewah memang bukan jenis investasi populer, faktanya saat ini pasar untuk itu terus berkembang.

Tak sedikit orang yang kini membeli, merawat, dan kemudian menjual kembali item fesyen mewah ataupun langkanya untuk mendapatkan keuntungan.

Tertarik berinvestasi pada item fesyen? Anda perlu tahu bahwa ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi harga jual kembali item fesyen yang Anda beli. Simak apa saja yang harus diperhatikan, mengutip laman Unbiased.

1. Merek

Semakin dikenal merek tersebut, maka semakin tinggi permintaannya. Jika Anda ingin berinvestasi pada item fesyen, pilih yang berasal dari rumah mode premium, seperti Chanel, Louis Vuitton, dan Prada, serta merek vintage seperti Lacoste dan Tommy Hilfiger.

2. Keaslian

Keaslian memainkan peran penting dalam eksklusivitas mode. Alih-alih membeli banyak barang yang lebih terjangkau, jauh lebih baik menginvestasikan lebih banyak uang ke barang-barang fesyen klasik yang tahan lama. Belilah perhiasan, tas tangan, atau sepatu bermodel klasik dan tak lekang oleh waktu.

3. Kondisi

Item fesyen yang belum pernah dipakai, atau pernah dipakai sekali, masih dapat dikenakan harga tinggi. Tapi, lihat juga kondisinya. Meski belum pernah dipakai, bisa saja kondisinya menurun akibat penyimpanan yang salah, seperti jamur atau kotor.

4. Penyimpanan

Pastikan item fesyen ini disimpan dengan benar. Jika memungkinkan, simpan barang Anda dalam kotak atau kemasan aslinya. Beberapa bahan mungkin bereaksi buruk terhadap kelembaban sehingga membutuhkan perawatan rutin.

5. Simpan semua label

Jangan pernah membuang tag atau label item fesyen mahal Anda, karena itu dapat membantu Anda mendapatkan harga tertinggi.

6. Pahami bahannya

Beberapa barang mewah, seperti perhiasan yang memiliki batu permata dan logam mulia, atau pakaian yang terbuat dari sutera, akan meningkatkan harga ketika Anda menjualnya kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertipu Investasi Bodong, Warga Trimulyo Bantul Rugi Rp850 Juta

Tertipu Investasi Bodong, Warga Trimulyo Bantul Rugi Rp850 Juta

Jogja | Selasa, 06 September 2022 | 12:24 WIB

Jangan Ragu Beli 9 Item Fesyen Ini, Bisa Dijual Kembali dengan Harga Tinggi

Jangan Ragu Beli 9 Item Fesyen Ini, Bisa Dijual Kembali dengan Harga Tinggi

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 09:06 WIB

Doni Salmanan Bantah Dapat Cuan 80 Persen dari Kerugian Korban Penipuan Investasi

Doni Salmanan Bantah Dapat Cuan 80 Persen dari Kerugian Korban Penipuan Investasi

Jabar | Selasa, 06 September 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB