Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Inflasi Tambah 1,8 Persen Imbas BBM Naik, Jokowi: Ini Memang Momok Semua Negara

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 12:25 WIB
Inflasi Tambah 1,8 Persen Imbas BBM Naik, Jokowi: Ini Memang Momok Semua Negara
Inflasi Capai 1,8 Persen Imbas BBM Naik, Jokowi: Ini Memang Momok Semua Negara. (ist)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan keputusan pemerintah yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang bersubsidi pada akhir pekan lalu diperkirakan akan menambah laju inflasi sebesar 1,8 persen.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Rabu (7/9/2022).

"Itung-itungan dari menteri-menteri, kira-kira akan naik 1,8 persen," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kenaikan inflasi ini merupakan momok yang harus dihadapi hampir seluruh negara di dunia, imbas kenaikan harga sejumlah komoditas global, seperti minyak mentah.

"Ini memang momok semua negara," kata Jokowi.

Meski demikian kata Jokowi, ini adalah langkah yang harus diambil pemerintah untuk membuat beban anggaran subsidi energi di APBN dapat dikurangi dan memberikan porsi yang lebih besar terhadap anggaran perlindungan sosial.

Infografis riwayat kenaikan harga BBM di era Jokowi. [Suara.com/Ema Rohimah]
Infografis riwayat kenaikan harga BBM di era Jokowi. [Suara.com/Ema Rohimah]

Maka dari itu, sederet kebijakan program bantuan sosial (bansos) diluncurkan pemerintah bahkan sebelum harga BBM naik.

"Tapi kalau kita diem, saya gak mau diem, kita harus intervensi, intervensi lewat apa? Daearah harus gerak kayak covid kemarin, dengan cara apa 2 persen DAU bisa atasi inflasi dan bansos, belanja tak terduga bisa untuk mengatasi inflasi dengan cara apa? tutup biaya transportasi, tutup biaya distribusi dari yang ada di lapangan," paparnya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS)
laju inflasi Indonesia hingga akhir Agustus 2022, sudah mencapai 4,6 persen year on year (yoy), sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 4,9 persen.

Gelombang Protes Meletus

Buntut dari kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi memicu gelombang protes dari masyarakat. Aksi unjuk rasa pun dari kalangan mahasiswa dan buruh meletus di berbagai daerah, termasuk di Jakarta.

Selasa kemarin, gedung DPR RI dan kawasan Patung Kuda dekat kawasan Istana Jakarta menjadi titik lokasi unjuk rasa.

Massa Buruh saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa Buruh saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tuntutan Demo Tolak BBM Naik

Sebelumnya, Presiden Partai Buruh Said Iqbal membeberkan tiga tuntutan dari massa buruh ketika menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR, Selasa kemarin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Jokowi 'Semedi' Dulu Saat Tolak Lockdown: Kalau Iya, Ekonomi RI Minus 17 Persen

Cerita Jokowi 'Semedi' Dulu Saat Tolak Lockdown: Kalau Iya, Ekonomi RI Minus 17 Persen

Bisnis | Rabu, 07 September 2022 | 12:20 WIB

YLBHI Kecam Aksi Represif Polisi ke Mahasiswa Saat Demo Tolak Harga BBM Naik di Bengkulu

YLBHI Kecam Aksi Represif Polisi ke Mahasiswa Saat Demo Tolak Harga BBM Naik di Bengkulu

News | Rabu, 07 September 2022 | 12:17 WIB

Jokowi ke Para Ekonom: Dunia Berubah, Pakai Pikiran yang Abu Nawas

Jokowi ke Para Ekonom: Dunia Berubah, Pakai Pikiran yang Abu Nawas

Bisnis | Rabu, 07 September 2022 | 12:02 WIB

Pro Kontra Puan Maharani Nangis Harga BBM Naik di Era SBY: Kini Dicari Pendemo sampai Dibela Partai

Pro Kontra Puan Maharani Nangis Harga BBM Naik di Era SBY: Kini Dicari Pendemo sampai Dibela Partai

News | Rabu, 07 September 2022 | 11:59 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB