Pandemi Jadi Momentum UMKM Wajib Go Digital

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 13 September 2022 | 11:51 WIB
Pandemi Jadi Momentum UMKM Wajib Go Digital
Coach Faran panggilan akrabnya dalam sebuah diskusi virtual bertajuk 'Optimalkan Teknologi Digital Bantu Bisnis Makin Terkenal' yang diselenggarakan Suara.com, Selasa (13/9/2022).

Suara.com - Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air diminta untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di era pandemi Covid-19, salah satunya menuju era digital.

CEO Wiranesia Inkubator Faransyah mengatakan untuk bisa bertahan di tengah pandemi para pelaku UMKM harus memiliki kecakapan digital.

Menurut dia pandemi Covid 19 ini menjadi masa yang paling sulit bagi para pelaku bisnis khususnya UMKM. Dimasa pandemi ini banyak sekali UMKM yang terpaksa harus gulung tikar karena tidak mampu beradaptasi.

"Sebelum pandemi pelaku usaha khususnya UMKM yang sudah go digital mampu bertahan, namun bagi mereka yang belum digital ketika pandemi usaha mereka mati," kata Coach Faran panggilan akrabnya dalam sebuah diskusi virtual bertajuk 'Optimalkan Teknologi Digital Bantu Bisnis Makin Terkenal' yang diselenggarakan Suara.com, Selasa (13/9/2022).

Menurut dia langkah untuk go digital bagi para pelaku UMKM merupakan suatu keharusan dan keniscayaan yang harus dilakukan, karena saat ini hampir seluruh kebiasaan masyarakat berubah drastis akibat pandemi Covid-19.

"Go digital sebuah opsi sebuah keharusan sebuah niscayaan yang harus dilakukan oleh pelaku UMKM," katanya.

Dia bilang sebagian besar konsumen saat ini senang berbelanja online, sehingga kata dia para pelaku usaha khususnya UMKM juga harus beradaptasi dengan kondisi tersebut.

"Secara otomatis kita harus jadi pengusaha online karena pembelinya juga udah beralih ke online," katanya.

Dari data yang disampaikan Coach Faran sekitar 202,6 juta penduduk Indonesia sudah tersambung dengan internet, dari data tersebut sekitar 87,1 persen penduduk melakukan pembelian sejumlah produk melalui online.

baca juga

Artinya dari data ini kata Coach Faran para UMKM tanah air mesti untuk masuk ke ruang lingkup digital untuk menangkap pasar daring yang sangat terbuka lebar, sehingga peluang untuk UMKM maju sangat besar.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah jumlah UMKM yang sudah onboarding di ekosistem digital saat ini baru mencapai 19 persen atau sekitar 12 juta UMKM.

Pemerintah pun menargetkan 30 juta UMKM digitalisasi hingga 2024. Menteri Koperasi UKM Teten Masduki menyebut perlu 6 juta UMKM masuk digital per tahun guna target itu terealisasi.

"Kita punya target sampai 2024 UMKM on boarding di digital 30 juta. Saat ini per Mei (baru) 13,5 juta atau 21 persen. 21 persen kalau 13,5 juta dan 3 tahun (lagi untuk) 30 juta ini kan rata-rata 6 juta per tahun," ucap Teten beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

iSeller Dukung Digitalisasi Bisnis Ratusan UMKM di Event JF3

iSeller Dukung Digitalisasi Bisnis Ratusan UMKM di Event JF3

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 10:38 WIB

Wali Kota Surabaya Gencar Tingkatkan UMKM, Tanda Tangan MoU dengan Puluhan Hotel

Wali Kota Surabaya Gencar Tingkatkan UMKM, Tanda Tangan MoU dengan Puluhan Hotel

Surabaya | Selasa, 13 September 2022 | 10:18 WIB

Beri Tips Bisnis di Kelas Suara UMKM, Bos Cokelat nDalem: Harus Ada Pembeda dan Selalu Berinovasi

Beri Tips Bisnis di Kelas Suara UMKM, Bos Cokelat nDalem: Harus Ada Pembeda dan Selalu Berinovasi

Bisnis | Senin, 12 September 2022 | 23:20 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×