Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Harga Emas Kian Anjlok, Kini di Bawah Level USD 1.700/Ounce

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 15 September 2022 | 08:44 WIB
Harga Emas Kian Anjlok, Kini di Bawah Level USD 1.700/Ounce
Ilustrasi emas (shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia tergelincir di bawah level kunci USD1.700 pada perdagangan Rabu, karena ekspektasi untuk kenaikan suku bunga yang tajam dari Federal Reserve meredupkan kilau logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Mengutip CNBC, Kamis (15/9/2022) harga emas di pasar spot melemah 0,3 persen menjadi USD1.696,83 per ounce, setelah menandai penurunan persentase satu hari terbesar sejak 14 Juli pada sesi Selasa, didorong reli dolar menyusul kenaikan inflasi Amerika.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat menetap 0,5 persen lebih rendah menjadi USD1.709,10 per ounce.

"Kami melihat hari ini beberapa tindak lanjut melalui tekanan technical selling setelah penurunan yang lebih kuat kemarin," kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Pasar sekarang memperkirakan kenaikan suku bunga setidaknya 75 basis poin oleh The Fed pada pertemuan kebijakan 20-21 September, menyusul peningkatan tak terduga sebesar 0,1 persen dalam indeks harga konsumen AS untuk Agustus.

"Kebijakan moneter yang lebih ketat akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global, yang pada gilirannya akan mengurangi permintaan produsen dan konsumen untuk logam (mulia)," papar Wyckoff.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi suku bunga yang lebih tinggi guna menjinakkan kenaikan harga meredupkan selera untuk aset tersebut karena tidak dikenakan bunga.

Sementara itu, dolar turun 0,2 persen membuat emas yang dihargakan dalam  greenback  lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Emas bisa rentan terhadap penurunan menuju USD1.650 dan mungkin jauh lebih rendah jika The Fed memberi sinyal kenaikan suku bunga yang lebih agresif tetap dipertimbangkan," ujar Edward Moya, analis OANDA.

baca juga

Sementara itu harga perak di pasar spot melesat 1,2 persen menjadi USD19,56 per ounce, platinum melambung 3 persen menjadi USD904,45, dan paladium melejit 2,7 persen menjadi USD2.160,62. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Kembali Anjlok Terdampak Inflasi AS yang Semakin Besar

Harga Emas Kembali Anjlok Terdampak Inflasi AS yang Semakin Besar

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 08:23 WIB

Anjlok Rp 8.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 942.000/Gram

Anjlok Rp 8.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 942.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 08:44 WIB

Inflasi AS Kembali Memanas, Harga Logam Mulia Kompak Berguguran

Inflasi AS Kembali Memanas, Harga Logam Mulia Kompak Berguguran

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 08:13 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB