Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Inflasi AS Kembali Memanas, Harga Logam Mulia Kompak Berguguran

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 08:13 WIB
Inflasi AS Kembali Memanas, Harga Logam Mulia Kompak Berguguran
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga sejumlah logam mulia kompak berguguran pada perdagangan hari Selasa, setelah kenaikan tak terduga pada inflasi Amerika Serikat (AS) yang memperkuat spekulasi untuk kenaikan suku bunga agresif dari Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Rabu (14/9/2022) harga emas di pasar spot anjlok 1,2 persen menjadi USD1.703,80 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 1,3 persen lebih rendah menjadi USD1.717,40 per ounce.

"Emas bergerak lebih rendah didorong data IHK yang lebih tinggi dari perkiraan, dengan 75 basis poin sekarang pasti dikonfirmasi. Dolar melonjak dan mungkin terus menekan emas," kata Tai Wong, trader senior di Heraeus Precious Metals, New York.

Tai Wong memperkirakan harga emas kemungkinan akan bertahan di kisaran USD1.690-1.700 dalam jangka pendek dengan USD tidak mungkin mencapai level tertinggi baru kecuali ada keputusan The Fed yang sangat hawkish minggu depan.

"Kemungkinan mereka akan menunggu dan melihat pertemuan setelah itu pada November," kata dia.

Indeks harga konsumen (IHK) bulanan AS secara tak terduga naik 0,1 persen pada Agustus karena penurunan harga bensin diimbangi oleh kenaikan biaya sewa dan makanan, sehingga menjadi naik 8,3 persen secara tahunan.

Indeks Dolar (Indeks DXY) melesat 1,3 persen, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Hambatan yang datang sekarang berasal dari kekuatan dolar dan imbal hasil akan menciptakan beberapa tantangan  short challenge  sekali lagi," kata Ole Hansen, analis Saxo Bank.

Pasar sekarang melihat peluang 81 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin Fed pada pertemuan 20-21 September The Fed.

Meski emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga AS meningkatkan  opportunity cost  memegang logam kuning.

Sementara itu harga perak di pasar spot menyusut 1,4 persen menjadi USD19,51 per ounce, setelah mencatat persentase kenaikan satu hari terbesar sejak Februari 2021 pada sesi Senin.

Sedangkan harga platinum di pasar spot anjlok 2,1 persen menjadi USD887,94 per ounce, sementara paladium terperosok 6,4 persen menjadi USD2.120,16.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 950.000/Gram

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 950.000/Gram

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 09:01 WIB

Logam Mulia Berkilauan, Emas Naik 1 Persen, Perak Melesat 5 Persen

Logam Mulia Berkilauan, Emas Naik 1 Persen, Perak Melesat 5 Persen

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 08:56 WIB

Masuk Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 947.000/Gram

Masuk Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 947.000/Gram

Bisnis | Senin, 12 September 2022 | 08:53 WIB

Terkini

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB