Inflasi AS Kembali Memanas, Harga Logam Mulia Kompak Berguguran

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 08:13 WIB
Inflasi AS Kembali Memanas, Harga Logam Mulia Kompak Berguguran
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga sejumlah logam mulia kompak berguguran pada perdagangan hari Selasa, setelah kenaikan tak terduga pada inflasi Amerika Serikat (AS) yang memperkuat spekulasi untuk kenaikan suku bunga agresif dari Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Rabu (14/9/2022) harga emas di pasar spot anjlok 1,2 persen menjadi USD1.703,80 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 1,3 persen lebih rendah menjadi USD1.717,40 per ounce.

"Emas bergerak lebih rendah didorong data IHK yang lebih tinggi dari perkiraan, dengan 75 basis poin sekarang pasti dikonfirmasi. Dolar melonjak dan mungkin terus menekan emas," kata Tai Wong, trader senior di Heraeus Precious Metals, New York.

Tai Wong memperkirakan harga emas kemungkinan akan bertahan di kisaran USD1.690-1.700 dalam jangka pendek dengan USD tidak mungkin mencapai level tertinggi baru kecuali ada keputusan The Fed yang sangat hawkish minggu depan.

"Kemungkinan mereka akan menunggu dan melihat pertemuan setelah itu pada November," kata dia.

Indeks harga konsumen (IHK) bulanan AS secara tak terduga naik 0,1 persen pada Agustus karena penurunan harga bensin diimbangi oleh kenaikan biaya sewa dan makanan, sehingga menjadi naik 8,3 persen secara tahunan.

Indeks Dolar (Indeks DXY) melesat 1,3 persen, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Hambatan yang datang sekarang berasal dari kekuatan dolar dan imbal hasil akan menciptakan beberapa tantangan  short challenge  sekali lagi," kata Ole Hansen, analis Saxo Bank.

Pasar sekarang melihat peluang 81 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin Fed pada pertemuan 20-21 September The Fed.

Meski emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga AS meningkatkan  opportunity cost  memegang logam kuning.

Sementara itu harga perak di pasar spot menyusut 1,4 persen menjadi USD19,51 per ounce, setelah mencatat persentase kenaikan satu hari terbesar sejak Februari 2021 pada sesi Senin.

Sedangkan harga platinum di pasar spot anjlok 2,1 persen menjadi USD887,94 per ounce, sementara paladium terperosok 6,4 persen menjadi USD2.120,16.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 950.000/Gram

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 950.000/Gram

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 09:01 WIB

Logam Mulia Berkilauan, Emas Naik 1 Persen, Perak Melesat 5 Persen

Logam Mulia Berkilauan, Emas Naik 1 Persen, Perak Melesat 5 Persen

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 08:56 WIB

Masuk Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 947.000/Gram

Masuk Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 947.000/Gram

Bisnis | Senin, 12 September 2022 | 08:53 WIB

Terkini

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB