Atasi Banjir Rob di Pekalongan Raya, Ganjar Rencanakan Penataan Pemukiman Seperti di Belanda

Iwan Supriyatna

Kamis, 22 September 2022 | 05:42 WIB
Atasi Banjir Rob di Pekalongan Raya, Ganjar Rencanakan Penataan Pemukiman Seperti di Belanda
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan pengurangan risiko banjir rob Pekalongan melalui program Flood Resilience Alliance.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan pengurangan risiko banjir rob Pekalongan melalui program Flood Resilience Alliance atau kelompok ketahanan banjir untuk wilayah kabupaten dan kota Pekalongan Raya yang sering terdampak banjir rob.

Hal itu disampaikan Ganjar, saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebijakan: Masa Depan Pekalongan Konsekuensi dari Setiap Kebijakan dan Aksi.

"Ada program Flood Resilience Alliance, ini bagus karena ada kepedulian dan tidak terlalu gede karena bicara Pekalongan dan sekitarnya. Maka kabupaten dan kota di Pekalongan akan diselesaikan masalah rob-nya," ujar Ganjar dalam keterangannya.

Di hadapan peserta dialog dari jajaran pemerintah kabupaten dan kota serta forkopimda Pekalongan Raya, Ganjar menjelaskan 3 hal. Yakni antisipasi dan penanggulangan banjir rob, pendekatan kepada masyarakat terkait rumah panggung dan transportasi air hingga alternatif pengosongan pemukiman langganan banjir.

Sebagai langkah antisipatif, Ganjar menyampaikan penataan kawasan pemukiman tahan banjir seperti yang ada di Belanda. Namun, kendalanya ada pada besarnya anggaran yang harus dikeluarkan.

"Diskusinya saya pantik dengan 3 pertanyaan, pertama penanganan rob itu kita sanggup ngga mengatasi secara fisik, sebenarnya sanggup tapi mahal sekali layaknya beberapa kota di Belanda yang melakukan itu dan dipelihara seumur hidup," kata Ganjar.

Lalu Pekalongan sebagai kawasan langganan banjir rob, kata Ganjar, warganya harus diberikan pengetahuan ihwal pemukiman permanen dan semi permanen. Jika warga tetap bertahan di daerah tersebut, maka sebaiknya membangun rumah panggung.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun siap membantu pembangunan rumah tersebut jika warga di pemukiman rawan banjir itu sudah bersedia.

"Kemudian apakah kita bisa mendekati masyarakat untuk mereka beradaptasi? Contoh karena areanya sudah tenggelam, maka mereka yang tetep pengen tinggal di situ ya rumahnya panggung. Transportasinya air," ucap Ganjar.

baca juga

Tak hanya itu, Ganjar juga memberikan alternatif desalinasi yang bisa direalisasikan pemerintah kabupaten dan kota Pekalongan Raya. Bahkan, alternatif lain seperti pengosongan dan pemindahan pemukiman juga patut dipertimbangkan.

Ganjar menuturkan, pihaknya masih terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan warga terkait rencana pengosongan dan pemindahan pemukiman tersebut.

"Kalo perlu teknologi yang bisa dicarikan altenatif. Umpama desalinasi. Yang paling ekstrem dipindah, maka area itu kita kosongkan. Pemindahan ini kita lagi coba komunikasi seperti yang di Demak. Dekati masyarakat, kalo mau kita bangunkan rumah," jelas Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Berang Ada Oknum Desa Potong BLT BBM Rp 20 ribu per Orang

Ganjar Berang Ada Oknum Desa Potong BLT BBM Rp 20 ribu per Orang

Serang | Kamis, 22 September 2022 | 00:22 WIB

Dewan Kolonel Sokong Puan Maharani, Relawan Ganjar Pranowo Siap Bentuk Dewan Kopral

Dewan Kolonel Sokong Puan Maharani, Relawan Ganjar Pranowo Siap Bentuk Dewan Kopral

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 21:22 WIB

Lawan Dewan Kolonel Dukung Puan Capres 2024, Relawan Ganjar Bentuk Dewan Kopral: Kami Nggak Pernah Bercanda!

Lawan Dewan Kolonel Dukung Puan Capres 2024, Relawan Ganjar Bentuk Dewan Kopral: Kami Nggak Pernah Bercanda!

Sumbar | Rabu, 21 September 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Tak Sampai ke Jakarta

Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Tak Sampai ke Jakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:15 WIB

Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M

Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:15 WIB

Saksi Bongkar Jatah Kuota Haji Khusus untuk Iwan BIN Hingga Politisi Golkar Ace Hasan

Saksi Bongkar Jatah Kuota Haji Khusus untuk Iwan BIN Hingga Politisi Golkar Ace Hasan

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Tembus Level 6.600, Saham AMMN Terbang

IHSG Tembus Level 6.600, Saham AMMN Terbang

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 17:10 WIB

Daftar Harga Motor Bekas yang Tetap Stabil Dipasaran

Daftar Harga Motor Bekas yang Tetap Stabil Dipasaran

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 17:10 WIB

Cara Menata Meja Kerja Sesuai 12 Shio agar Karir dan Rezeki Lancar

Cara Menata Meja Kerja Sesuai 12 Shio agar Karir dan Rezeki Lancar

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 17:09 WIB

Anggota DPR Kritik Kinerja BMKG: Belum Maksimal, Info Bencana Masih Umum dan Pakai 'Bahasa Komputer'

Anggota DPR Kritik Kinerja BMKG: Belum Maksimal, Info Bencana Masih Umum dan Pakai 'Bahasa Komputer'

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:03 WIB

Punya Harta Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Mensos Akui Ada Kesalahan Data

Punya Harta Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Mensos Akui Ada Kesalahan Data

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:00 WIB

Teach You A Lesson: Ketika Pendidikan Tak Cukup untuk Mengajarkan Kebaikan

Teach You A Lesson: Ketika Pendidikan Tak Cukup untuk Mengajarkan Kebaikan

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:00 WIB

Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Liput Anak Krakatau

Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Liput Anak Krakatau

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 16:54 WIB

×