Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Harga Minyak Dunia Makin Murah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 22 September 2022 | 07:37 WIB
The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Harga Minyak Dunia Makin Murah
Gedung Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok lagi sekitar 1 persen ke level terendah hampir dua minggu dalam perdagangan hari Rabu, setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga yang besar untuk meredakan tekanan inflasi.

Mengutip CNBC, Kamis (22/9/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melemah 79 sen, atau 0,9 persen menjadi USD89,83 per barel, setelmen terendah sejak 8 September.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melorot USD1,00, atau 1,2 persen menjadi USD82,94 per barel, penutupan terendah sejak 7 September.

Di awal sesi, minyak melambung lebih dari USD2 per barel di tengah kekhawatiran tentang mobilisasi pasukan Rusia sebelum jatuh lebih dari USD1 karena dolar AS menguat dan permintaan bensin Amerika yang lebih rendah.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya ke kisaran 3,00-3,25 persen, dan mengisyaratkan peningkatan lebih besar di masa mendatang. Aset berisiko seperti saham dan minyak jatuh karena berita tersebut, sementara dolar menguat.

Permintaan bensin Amerika selama empat pekan terakhir turun menjadi 8,5 juta barel per hari (bph), terendah sejak Februari, menurut Badan Informasi Energi (EIA) AS.

"Poin data yang menonjol adalah melemahnya permintaan bensin yang berkelanjutan. Ini benar-benar yang menghantui pasar," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

EIA melaporkan kenaikan 1,1 juta barel dalam stok minyak mentah pekan lalu.

Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin memanggil 300.000 tentara cadangan guna berperang di Ukraina, dan mendukung rencana untuk mencaplok bagian-bagian negara itu, mengisyaratkan bahwa dia siap untuk menggunakan senjata nuklir.

Presiden AS Joe Biden menuduh Rusia membuat ancaman "sembrono" dan "tidak bertanggung jawab" untuk menggunakan senjata nuklir.

Harga minyak melonjak ke level tertinggi multi-tahun pada Maret setelah perang Ukraina pecah. Sanksi Uni Eropa yang melarang impor minyak mentah Rusia melalui laut akan mulai berlaku pada 5 Desember.

"Sebagian besar penurunan hari ini muncul terkait dengan penguatan dolar AS dan kami masih memandang arah dolar AS jangka pendek sebagai komponen penting dalam menilai arah harga minyak jangka pendek," kata analis Ritterbusch and Associates.

Indeks Dolar (Indeks DXY) berada di jalur untuk penutupan tertinggi dalam lebih dari 20 tahun terhadap sekeranjang rivalnya, membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan tanda-tanda pemulihan permintaan China memberi dorongan pada harga di awal sesi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Makin Murah ke Level USD 83/Barel

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Makin Murah ke Level USD 83/Barel

Bisnis | Rabu, 21 September 2022 | 08:12 WIB

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Pantau Putusan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Pantau Putusan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 08:22 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Kini Dibandrol USD 85/Barel

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Kini Dibandrol USD 85/Barel

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 07:40 WIB

Terkini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:36 WIB

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:10 WIB

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:35 WIB

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB

Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:05 WIB

Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni

Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:03 WIB

Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan

Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:02 WIB

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:53 WIB