Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dapat PMN Rp3,2 Triliuan Buat Tambal Pembengkakan Biaya

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 28 September 2022 | 21:02 WIB
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dapat PMN Rp3,2 Triliuan Buat Tambal Pembengkakan Biaya
Foto udara Jembatan DK88 atau jembatan bentang panjang section Tunnel 6 Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang berada di perbatasan antara Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyebut proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN). Modal tersebut untuk menutupi pembengkakan biaya sebesar atau overrun sebesar USD1.176.

Adapun, PMN yang diberikan sebesar Rp3,2 triliun dan akan diberikan ke PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Kebutuhan PMN dari pemerintah mungkin sekitar Rp3,2 triliun kurang lebih," ungkap Kartika saat ditemui di gedung Sarinah, Rabu (28/9/2022).

Pria yang akrab disapa Tiko ini memaparkan, anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung akan ditanggung melalui pinjaman atau utang di perbankan dan sebagian PMN.

Sedangkan, pinjaman tersebut dialokasikan untuk menyumbat 75% dari total pembengkakan anggaran proyek strategi nasional (PSN) tersebut.

Sisanya, 25% dari total pembengkakan bakal ditutupi oleh konsorsium Indonesia yakni PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium China Railway International Co Ltd. Salah satunya melalui PMN yang nantinya diberikan kepada PT KAI (Persero).

"Jadi cost overrun kan kita sedang audit BPKP kan, kita minggu depan ada rapat komite, ya kita biayailah ada dari PMN yang melalui Perpres, sama dari pinjaman juga, kita sedang skemakan," ucap dia.

Tiko menambahkan, dana ekuitas sebesar 25% sebagiannya memang berasal dari PMN. Padahal, sebelumnya, direncanakan menggunakan anggaran dari PT Wijaya Karya (Persero) atau WIKA dan KAI, selaku konsorsium.

Akan tetapi, keuangan kedua perusahaan negara itu bermasalah karena Covid-19, maka dialihkan ke PMN.

baca juga

"Jadi porsi ekuitas 25 persen itu memang kita PMN, tadinya memang tidak PMN, tadinya pakai uang WIKA dan KAU, karena Covid KAI juga bermasalah, kita perkuat KAI-nya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR RI Restui PMN Rp7,5 Triliun untuk Garuda Indonesia

DPR RI Restui PMN Rp7,5 Triliun untuk Garuda Indonesia

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 15:41 WIB

Wamenkeu Beberkan Bukti Bahwa PMN BUMN Juga Bermanfaat Bagi Rakyat

Wamenkeu Beberkan Bukti Bahwa PMN BUMN Juga Bermanfaat Bagi Rakyat

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 14:05 WIB

Dua Tahun Rugi Rp4,4 Triliun, Hutama Karya Kembali Terima Modal Negara Rp7,5 Triliun

Dua Tahun Rugi Rp4,4 Triliun, Hutama Karya Kembali Terima Modal Negara Rp7,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 September 2022 | 18:04 WIB

Terkini

Belajar dari Kasus First Travel, Akademisi UGM Soroti Hak Korban dalam RUU Perampasan Aset

Belajar dari Kasus First Travel, Akademisi UGM Soroti Hak Korban dalam RUU Perampasan Aset

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Ahmad Luthfi Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum untuk Tarik Investor

Ahmad Luthfi Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum untuk Tarik Investor

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 3: Akhir Kisah Persahabatan Roy dan Jamie

Review Serial Ted Lasso Season 3: Akhir Kisah Persahabatan Roy dan Jamie

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Dokter Sarankan Tetap Pakai Sunscreen Meski di Dalam Ruangan, Ini Alasannya

Dokter Sarankan Tetap Pakai Sunscreen Meski di Dalam Ruangan, Ini Alasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Daftar Rute Alternatif dari dan ke GBK Antisipasi Macet Final Timnas Indonesia vs Thailand

Daftar Rute Alternatif dari dan ke GBK Antisipasi Macet Final Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Garmin Venu X1 Bawa Tren Quiet Luxury ke Smartwatch, Tipis dan Baterai 8 Hari

Garmin Venu X1 Bawa Tren Quiet Luxury ke Smartwatch, Tipis dan Baterai 8 Hari

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Mas Pluk Pluk dan Mbak Pluk Pluk Bongkar Perjalanan Jadi Konten Kreator Sukses

Mas Pluk Pluk dan Mbak Pluk Pluk Bongkar Perjalanan Jadi Konten Kreator Sukses

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Hindari Macet Sekitar GBK! Simak Rute Alternatif Jelang ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Hindari Macet Sekitar GBK! Simak Rute Alternatif Jelang ASEAN Cup 2026 Malam Ini

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:34 WIB

4 Rekomendasi Spicule Serum Lokal untuk Mengecilkan Pori dan Bopeng

4 Rekomendasi Spicule Serum Lokal untuk Mengecilkan Pori dan Bopeng

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Batin Tersiksa Gara-Gara Selalu Bilang 'Iya'? Ini 4 Cara Bebaskan Diri dari Rasa Bersalah

Batin Tersiksa Gara-Gara Selalu Bilang 'Iya'? Ini 4 Cara Bebaskan Diri dari Rasa Bersalah

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×