Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Stasiun Kereta Cepat Terlalu Jauh dari Pusat Kota, Pemerintah Siapkan Integrasi Transportasi

M Nurhadi

Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:39 WIB
Stasiun Kereta Cepat Terlalu Jauh dari Pusat Kota, Pemerintah Siapkan Integrasi Transportasi
Foto udara pembangunan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/1/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Suara.com - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terus dikebut demi mencapai target uji dinamis jelang akhir tahun ini. Kereta Cepat Jakarta Bandung rencananya akan siap digunakan untuk umum pada tahun 2023 nanti.

Mega proyek ini beberapa kali menuai kritik karena biaya yang membengkak hingga akhirnya memakan dana dari APBN. Padahal, sebelumnya digadang-gadang tidak akan membebani keuangan negara.

Belakangan, kembali muncul kritikan terkait lokasi Stasiun Kereta Cepat yang dianggap terlalu jauh dari pusat kota Bandung, tepatnya berada di Tegalluar dan Stasiun Padalarang yang merupakan wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Sedangkan dua lokasi lainnya yakni, pertama di Jakarta, stasiun kereta cepat ada di kawasan pinggiran dekat perbatasan dengan Bekasi, yakni kawasan Halim. Kemudian, kedua di Stasiun Karawang yang berada di Wanakerta.

Berkaitan dengan ini, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku sudah mengantisipasi dengan integrasi moda transportasi lainnya agar memudahkan penumpang kereta cepat.

“LRT dan kereta cepat juga sama, LRT itu juga mulai nanti tembus ke beberapa titik, lalu ada kereta cepat yang keluar kota. Ini sedang kita sinergikan supaya masing-masing tidak membuat sendiri," kata dia. Stasiun kereta cepat nantinya juga akan terintegrasi dengan jalan tol. 

Lokasi stasiun yang dianggap jauh dari pusat kota ini juga mendapat sorotan dari Anggota Komisi V dpr Hamka B Kady. 

"Stasiun akhir KA Cepat Jakarta Bandung ada di Padalarang. Ini salah satu yang kami sorot. Kami minta untuk direview kembali. Karena lokasi cukup jauh dari Kota Bandung," ungkap Hamka di Gedung dpr, Jumat (18/3/2022) silam.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Srimulyani Berkomitmen Alokasi Anggaran Pendidikan 20 Persen, Ini Faktanya

Menkeu Srimulyani Berkomitmen Alokasi Anggaran Pendidikan 20 Persen, Ini Faktanya

Bandungbarat | Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:27 WIB

Menkeu Sri Mulyani: Anggaran Pendidikan Tahun 2023 Sebesar Rp608,3 Triliun

Menkeu Sri Mulyani: Anggaran Pendidikan Tahun 2023 Sebesar Rp608,3 Triliun

Sumedang | Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Kelebihan Subsidi BBM Rp195 Triliun Dibayar Tahun 2023

Kelebihan Subsidi BBM Rp195 Triliun Dibayar Tahun 2023

Tantrum | Rabu, 31 Agustus 2022 | 07:02 WIB

Menkeu Sri Mulyani Beri Sinyal Kondisi Ekonomi Berpotensi Berawan Tebal dan Gelap

Menkeu Sri Mulyani Beri Sinyal Kondisi Ekonomi Berpotensi Berawan Tebal dan Gelap

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:58 WIB

Subsidi Bakal Bengkak Hampir Capai Rp 700 Triliun

Subsidi Bakal Bengkak Hampir Capai Rp 700 Triliun

Tantrum | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:47 WIB

Sri Mulyani: Subsidi BBM Diperkirakan Melebihi Kuota APBN 2022

Sri Mulyani: Subsidi BBM Diperkirakan Melebihi Kuota APBN 2022

Lampung | Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:16 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×