Harga Minyak Dunia Kembali Panas, Kini Tembus Level USD94/Barel

Vania Rossa, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 07:45 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Panas, Kini Tembus Level USD94/Barel
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia naik sekitar 1 persen pada perdagangan hari Kamis, dengan bertahan di level tertinggi tiga pekan setelah OPEC Plus setuju untuk memangkas target output 2 juta barel per hari, dan merupakan pemotongan terbesar produsen itu sejak 2020.

Mengutip CNBC, Jumat (7/10/2022), minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat USD1,05 atau 1,1 persen menjadi USD94,42 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menetap di posisi USD88,45 per barel, naik 69 sen, atau 0,8 persen setelah ditutup melambung 1,4 persen pada sesi Rabu.

Perjanjian antara Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutu termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, muncul menjelang embargo Uni Eropa terhadap minyak Rusia dan akan menekan pasokan di pasar yang sudah ketat, sehingga berpotensi mendongkrak inflasi.

"Kami meyakini dampak harga dari langkah-langkah yang diumumkan itu akan signifikan," kata Jorge Leon, Vice President Rystad Energy.

Jorge pun memprediksi pada Desember tahun ini, Brent akan mencapai lebih dari USD100, naik dari prediksi sebelumnya sebesar USD89.

Menyusul keputusan OPEC Plus tersebut, Goldman Sachs menaikkan perkiraan Brent 2022 menjadi USD104 per barel dari USD99, dan ekspektasi 2023-nya menjadi USD110 dari USD108.

Menteri Energi Arab Saudi, Abdulaziz bin Salman, mengatakan pengurangan pasokan itu sebenarnya akan menjadi sekitar 1 juta hingga 1,1 juta barel per hari. Bagian Arab Saudi dari pemotongan itu sekitar 500.000 barel per hari.

Menteri Perminyakan Irak, Ihsan Abdul Jabbar, mengatakan kepada kantor berita Kuwait (KUNA) bahwa langkah OPEC Plus itu terjadi sebagai akibat dari surplus produksi.

baca juga

Beberapa anggota OPEC Plus berjuang untuk berproduksi pada tingkat kuota karena minimnya investasi dan sederet sanksi.

"Mungkin Arab Saudi, UEA, Kuwait, dan Kazakhstan dapat memangkas produksi ke kuota baru, tetapi saya ragu anggota lain akan melakukannya," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

Pemotongan output itu terjadi karena Federal Reserve dan bank sentral lainnya menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi. Harga minyak yang lebih tinggi kemungkinan akan memangkas permintaan, yang dapat membatasi kenaikan harga, kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

"Itulah yang mengurangi cara lainnya dan mengapa harga stabil untuk WTI hanya di bawah USD90," kata Kilduff.

Presiden AS Joe Biden menyatakan kekecewaannya atas rencana OPEC Plus tersebut dan mengatakan Amerika Serikat sedang mencari cara untuk menjaga harga agar tidak naik.

"Ada banyak alternatif. Kami belum memutuskan," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Bantah Tuduhan Kolusi dengan Rusia Terkait Harga Minyak, Joe Biden Ngambek

Arab Saudi Bantah Tuduhan Kolusi dengan Rusia Terkait Harga Minyak, Joe Biden Ngambek

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 11:03 WIB

Apa Itu Minyak Makan Merah? Disebut Bisa Gantikan Minyak Goreng Curah

Apa Itu Minyak Makan Merah? Disebut Bisa Gantikan Minyak Goreng Curah

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:46 WIB

OPEC Plus Sepakat Pangkas Produksi 2 Juta Barel, Harga Minyak Dunia Melesat

OPEC Plus Sepakat Pangkas Produksi 2 Juta Barel, Harga Minyak Dunia Melesat

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:09 WIB

Terkini

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

×