Kilau Emas Pudar, Tertahan Penguatan Dolar

Vania Rossa, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:49 WIB
Kilau Emas Pudar, Tertahan Penguatan Dolar
Ilustrasi harga emas. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas bergerak melemah pada perdagangan hari Kamis, tertekan penguatan dolar dan imbal hasil Treasury, sementara investor bersiap untuk data ketenagakerjaan Amerika yang dapat memengaruhi lintasan kebijakan moneter Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Jumat (7/10/2022) harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD1.712,19 per ounce pada pukul 24.58 WIB, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup mendatar di posisi USD1.720,8.

Indeks Dolar (Indeks DXY) melonjak sekitar 1 persen membuat emas yang dihargakan dengan  greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil US Treasury 10-tahun juga menguat.

"Kita pada dasarnya hanya menahan diri karena kita memiliki laporan ketenagakerjaan penting besok (Jumat waktu setempat) dan kemudian beberapa data inflasi minggu depan itu akan menjadi dua poin data utama untuk menentukan pergerakan selanjutnya di sini bagi emas, menantikan pertemuan Fed berikutnya," kata Ryan McKay, analis TD Securities.

Data nonfarm payrolls Departemen Tenaga Kerja Amerika untuk periode September, Jumat, mengikuti laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP yang lebih baik dari perkiraan, Rabu.

"Pukulan lain pada data ketenagakerjaan pada akhirnya akan membebani emas," kata McKay.

Pembacaan PMI non-manufaktur Institute for Supply Management juga sedikit di atas ekspektasi, menunjukkan kekuatan yang mendasari ekonomi meski terjadi kenaikan suku bunga.

Data yang optimistis dan komentar  hawkish  dari Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly, Rabu, mendinginkan harapan untuk pembalikan kebijakan.

Emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga, karena ini meningkatkan  opportunity cost  memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

baca juga

"Emas perlu melihat perlambatan yang lebih tajam di Amerika dan harga yang lebih lemah agar  bullish breakout  terbentuk," ujar Edward Moya, analis OANDA.

"Emas tampaknya siap untuk berkonsolidasi antara USD1.680 dan USD1.740 sampai kita mendapatkan laporan NFP dan pembacaan inflasi terbaru." Tambah Edward.

Sementara itu harga perak di pasar spot berkurang 0,6 persen menjadi USD20,57 per ounce, sementara platinum menguat 0,5 persen menjadi USD923,12 dan paladium melonjak 1,1 persen menjadi USD2.272,71.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp953.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp953.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:47 WIB

Anjlok Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp957.000/Gram

Anjlok Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp957.000/Gram

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:20 WIB

Dolar Kembali Menguat, Kilau Emas Pudar Lagi

Dolar Kembali Menguat, Kilau Emas Pudar Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:16 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×