Luhut Kunjungi Boring Company Milik Elon Musk, Bahas Teknologi Loop untuk Indonesia?

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 19:32 WIB
Luhut Kunjungi Boring Company Milik Elon Musk, Bahas Teknologi Loop untuk Indonesia?
Boring Company

Suara.com - Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat pada akhir September lalu, Menko Luhut sempat kunjungi perusahaan milik Elon Musk, Boring Company.

"Kemarin Pak Luhut ketemu dengan Boring Company, salah satu anak perusahaan di grup Tesla, ya hanya diskusi saja sih," kata Jodi, Jumat (7/10/2022).

Ia menjelaskan, dalam kunjungan tersebut Luhut memang tidak bertemu dengan perwakilan Tesla. Ia juga memastikan pertemuan dengan Boring Company bukan dilakukan dalam rangka penjajakan.

Jaringan loop yang dibangun Boring Company pada dasarnya merupakan jalan tol di bawah tanah dengan menggunakan mobil listrik.

"The Boring Company memiliki alat bor dengan teknologi yang lebih canggih dibandingkan dengan yang lain, yang memungkinkan pengeboran dan pembuatan terowongan dilakukan lebih cepat dan lebih aman," imbuh Jodi.

Ilustrasi sistem transportasi hyperloop (Shutterstock).
Ilustrasi sistem transportasi hyperloop (Shutterstock).

Meski saat ini mobil listrik masih menggunakan pengemudi, tetapi ke depan teknologi mobil listrik bisa dijalankan dijalankan tanpa pengemudi.

"Dibandingkan dengan transportasi lain, sistem loop ini lebih cepat dan biayanya lebih murah," kata dia, dikutip dari Antara.

Boring Company yang didirikan Elon Musk, CEO Tesla Inc, adalah sebuah perusahaan jasa konstruksi terowongan dan infrastruktur Amerika Serikat. Proyeknya saat ini dan direncanakan adalah rancangan untuk sistem transit intrakota.

Proyek Boring Company yang sudah selesai yaitu sistem transportasi Las Vegas Convention Center Loop (LVCC) berupa terowongan sepanjang 1,7 mil yang dibangun dalam setahun. Sistem tersebut memangkas perjalanan 45 menit jalan kaki dengan hanya 2 menit dengan transportasi publik listrik.

Baca Juga: Menko Luhut Akui Tak Ingin Presiden: Jadi Saya Boleh Ngomong Bebas

Lebih lanjut, Jodi mengatakan proses negosiasi dengan Tesla masih terus berjalan. Pemerintah pun masih berharap Tesla bisa ikut masuk ke Indonesia menyusul sejumlah pemain kendaraan listrik sudah menyatakan komitmen seperti Hyundai dan Ford.

"Negosiasi tentu masih proses. Yang pasti Ford juga kemarin sudah teken MoU, kami berharap juga Tesla bisa segera ikut," katanya.

Kendati negosiasi masih berjalan, Jodi mengakui kemungkinan Tesla akan masuk ke salah satu bagian dari rantai pasok. Tesla sendiri disebut telah meneken kontrak pembelian nikel dari dua perusahaan di Indonesia senilai 5 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI