Holding Perkebunan Nusantara dan IPB Kerja Sama Bangun Unit Pengolahan Kelapa Sawit Mini

Iwan Supriyatna

Senin, 10 Oktober 2022 | 06:02 WIB
Holding Perkebunan Nusantara dan IPB Kerja Sama Bangun Unit Pengolahan Kelapa Sawit Mini
Pilot project Pengolahan Kelapa Sawit Mini (PKS Mini).

Suara.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), bersama dengan anak usaha PTPN IV, PTPN V dan PTPN VI dan PTPN X, menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) membangun pilot project Pengolahan Kelapa Sawit Mini (PKS Mini).

Pabrik percontohan berskala kecil tersebut, dibangun untuk mengolah Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO), dengan kapasitas 2 ton TBS per jam.

Kerja sama tersebut dimulai dengan dilakukan acara Peletakan Batu Pertama pembangunan PKS Mini oleh Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ir Mahmudi dan Rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria, di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit (KPPS) IPB, di Jonggol, Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Ir Mahmudi, menyambut baik inisiatif IPB untuk mengembangkan Pabrik Kelapa Sawit Mini itu.

Pengembangan PKS Mini, kata Mahmudi, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, yakni mengembangkan pabrik pengolahan minyak sawit merah skala kecil untuk menyelesaikan masalah di perkebunan kelapa sawit rakyat dan solusi ketersediaan minyak goreng.

Mahmudi menilai, IPB mempunyai kepakaran industri sawit, mulai dari hulu hingga hilir serta digitalisasi atau komputerisasi.

“Dengan demikian, PTPN III akan melakukan riset bersama dengan IPB. Pada saat ini telah diseleksi proposal riset untuk mendukung bisnis PTPN III dan telah dialokasikan dana riset untuk jangka panjang,” ujarnya.

Prof. Arif Satria, selaku Rektor IPB, menyampaikan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada PTPN Group yang telah mendukung pembangunan unit PKS Mini di IPB, guna menunjang kegiatan pendidikan dan penelitian mahasiswa dan dosen IPB serta pihak terkait lainnya.

“Setelah unit PKS Mini berjalan, IPB berencana untuk mengembangkan dan memproduksi minyak sawit merah (Red Palm Oil),” ujarnya.

baca juga

Arif mengatakan, IPB telah membuat master plan dengan menjadikan areal lahan IPB di Jonggol menjadi Kawasan IPB-West Java Innovation Valley. Di Kawasan ini, kata dia, akan dibangun klaster sawit, klaster cassava, klaster peternakan, dan klaster perikanan darat, dengan memanfaatkan embung yang ada di areal peternakan.

“IPB-West Java Innovation Valley berkonsep zero waste dan hemat energi ini ini juga akan dijadikan sebagai wahana Eco-Edu-Tourism, karena di sekitar lahan IPB telah tumbuh dan berkembang permukiman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit Jonggol, Prof. Dr Sudradjat, dalam laporannya mengatakan, kebun sawit Jonggol dibangun pada akhir tahun 2012 dan telah panen perdana pada tahun 2015, dengan tingkat produktivitas yang bagus. Pada saat ini, kata dia, KPPS Jongggol tingkat produktivitasnya mencapai 22-24 ton TBS per tahun per hektar.

“Diharapkan, produksi dapat diolah oleh PKS Mini yang sedang dibangun ini,” ujarnya.

Selama ini, kata Sudrajat, produksi TBS, sejak mulai panen dikirim ke PKS Cikasungka milik PTPN VIII dan perusahaan swasta di Banten. Dengan beroperasinya PKS Mini yang tengah dibangun ini, akan menghemat biaya transportasi.

“Tetapi yang lebih penting dengan adanya unit PKS Mini ini, mahasiswa dapat belajar, dan melakukan penelitian dalam bidang pengolahan kelapa sawit,” ungkapnya.

Acara peletakan batu pertama tersebut, juga menandakan dimulainya pembangunan jalan di areal kebun dan peternakan yang didanai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Plt. Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Pemprov. Jawa Barat, Ir. Yuke Septina, Direksi PTPN IV, Direksi PTPN V, Direksi PTPN VI, Wakil Rektor IPB Bidang Inovasi dan Bisnis, Dekan Fakultas Pertanian, Dekan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, Dekan Fakultas Peternakan, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Kepala LPPM IPB dan Ketua Departemen Agronomi dan Hortikultura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Sawit Terbaru di Jambi Anjlok hingga Rp 645 per Kilogram

Harga Sawit Terbaru di Jambi Anjlok hingga Rp 645 per Kilogram

Serang | Minggu, 09 Oktober 2022 | 03:37 WIB

Pria di Cigudeg Bogor Cabuli Anak di Bawah Umur di Kebun Sawit, Korban Diancam dan Dicekik

Pria di Cigudeg Bogor Cabuli Anak di Bawah Umur di Kebun Sawit, Korban Diancam dan Dicekik

Bogor | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 14:48 WIB

Ini Alasan Petani Sawit Mau Menanam 100 Juta Pohon di Kalimantan

Ini Alasan Petani Sawit Mau Menanam 100 Juta Pohon di Kalimantan

Video | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Scam Juga Menjerat Anak Umur 8 Tahun, Begini Modusnya

Scam Juga Menjerat Anak Umur 8 Tahun, Begini Modusnya

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sindiri Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!

Sindiri Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Ambruk Lagi ke Level 5.200, Ini Penyebabnya

IHSG Ambruk Lagi ke Level 5.200, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia

Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia

Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Arti Mimpi Menyetir Mobil Sendiri Padahal Tidak Bisa Menyetir Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Menyetir Mobil Sendiri Padahal Tidak Bisa Menyetir Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif

Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:44 WIB

×