Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Emiten WIFI Tuntaskan Proyek Serat Optik Ring-1 Sepanjang 550 Kilometer

Siswanto | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:54 WIB
Emiten WIFI Tuntaskan Proyek Serat Optik Ring-1 Sepanjang 550 Kilometer
Ilustrasi kabel serat optik Shutterstock).

Suara.com - PT. Solusi Sinergi Digital Tbk. (Surge) melalui anak usaha mereka, PT. Integrasi Jaringan Ekosistem, telah memulai operasional penuh infrastruktur jaringan serat optik untuk Ring-1 sepanjang 550 kilometer yang meliputi wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Hal ini merupakan bagian dari aktivasi 2.800 kilometer jaringan serat optik yang dibangun perseroan bekerja sama dengan PT. KAI (Persero).

CEO Surge Hermansjah Haryono mengatakan dengan beroperasinya secara penuh jaringan serat optik sepanjang jalur kereta pada Ring-1 diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dalam mengakses layanan konektivitas yang handal dan terjangkau.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme rekan-rekan Internet Service Provider dalam berkolaborasi bersama Surge. Ini memacu kami untuk bisa mempercepat operasional penuh jaringan serat optik di segmen lainnya," kata Hermansjah di Jakarta, Rabu (19/10/2022).

Hermansjah menambahkan dengan dukungan tiga perangkat transport DWDM dalam semua Ring Network Weave serta dukungan teknologi Automatic Switched Optical Network, memberikan proteksi ganda pada jaringan konektivitas yang meningkatkan kehandalan konektivitas yang dimiliki oleh Weave.

Adapun sampai saat ini emiten dengan kode saham WIFI ini telah mengantongi permintaan bandwidth pada Ring-1 lebih dari 1 Tbps dari total kapasitas awal terpasang yakni sebesar 5,6 Tbps dari berbagai Internet Service Provider (ISP), dengan potensi pendapatan mencapai Rp 60 miliar per tahun.

"Hal ini menjadi penanda positif penerimaan pasar atas layanan konektivitas yang diluncurkan Perseroan," kata dia.

Dengan strategi harga yang diterapkan perseroan diharapkan menjadi katalis positif bagi perkembangan bisnis penyedia layanan internet serta mampu memberikan layanan internet yang handal dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pembangunan jaringan serat optik di sepanjang rel kereta api menjadi salah satu solusi yang menjanjikan bagi perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia. Dengan kapasitas awal terpasang sebesar 5,6 Tbps dan kapasitas maksimum mencapai 64 Tbps, Perseroan telah siap dalam menghadapi lonjakan permintaan konektivitas di masa yang akan datang.

Jaringan serat optik di Ring-1 ini melalui berbagai stasiun yang ada dari Jakarta hingga Bandung melewati jalur utara dan jalur selatan.

Stasiun-stasiun ini merupakan Point of Presence yang dapat dimanfaatkan oleh ISP dalam memberikan layanan internet ke rumah-rumah.

Dengan Full Ring System yang diterapkan Perseroan, akan memberikan proteksi ganda bagi layanan konektivitas pada segmen tersebut yang akan berdampak pada terjaganya Service Level Agreement dan kehandalan konektivitas jaringan yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB