Waduh, Sejumlah Restoran Cepat Saji di Indonesia Dituding Tidak Higienis

Vania Rossa, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:37 WIB
Waduh, Sejumlah Restoran Cepat Saji di Indonesia Dituding Tidak Higienis
Sejumlah Restoran Cepat Saji di Indonesia Dituding Tak Higienis. (Suara.com/Mohammad Fadil Djailani)

Suara.com - Jaringan restoran cepat saji global yang beroperasi di Indonesia dituding mengabaikan kesejahteraan ayam ternak sehingga tak higienis. Riset ini dikeluarkan oleh World Animal Protection (WAP) yang bertajuk The Pecking Order (TPO) 2022.

Riset ini mengkaji praktik para restoran cepat saji global yang beroperasi di Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, India, Indonesia, Kenya, Thailand, dan Amerika Serikat.

Restoran cepat saji itu adalah Burger King, Domino’s, KFC, McDonald's, Pizza Hut, Starbucks, Subway, dan Nando's yang rata-rata terdaftar sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kajian WAP ini mendorong pengetahuan dan kesadaran masyarakat dan pengelola restoran cepat saji mengenai ayam yang baik untuk dikonsumsi itu berasal dari peternakan yang mengutamakan kesejahteraan ayam ternak.

“Kami mempublikasi laporan sejak tahun 2020 dan laporan terbaru itu (TPO 2022) menunjukkan pengelola restoran cepat saji multinasional, khususnya KFC Indonesia, mengabaikan komitmen untuk mempraktikkan prinsip meningkatkan kesejahteraan ayam ternak di rantai pasoknya,” tutur Manajer Komunikasi WAP Indonesia, Rully Prayoga, dalam siaran pers di Jakarta pada Kamis (20/10/2022).

Rully menyampaikan perusahaan restoran cepat saji, yaitu Burger King, Domino's, KFC, McDonald's, Pizza Hut, dan Starbucks, memperoleh skor yang rendah dalam meningkatkan kesejahteraan ayam ternak, berdasarkan penilaian yang tercatat di TPO 2022 ini.

WAP sejak tahun 2020 rutin mempublikasikan TPO untuk mengevaluasi restoran cepat saji dan rantai pasok (supply chain) yang mempraktikkan prinsip kesejahteraan ayam ternak KFC Indonesia dinilai sangat rendah menunaikan komitmennya untuk mengupayakan kesejahteraan ayam ternak.

Rully menjelaskan riset WAP, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan the science and latest research from World Animal Protection, YLKI and Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS), yang mengindentifikasi kontaminasi antibiotik yang berlebihan pada sampel ayam potong yang dikaji oleh lembaga ini.

"Sampel ayam potong di Jabodetabek yang dikaji pada tahun 2021 itu menunjukkan rendahnya perusahaan itu mempraktikkan prinsip kesejahteraan ayam ternak karena menggemukkan ayam ternak dengan memberikan antibiotik yang berlebihan sehingga mengandung bakteri berjenis superbug sehingga berpotensi memicu pandemi,” ujar Rully.

baca juga

Berdasarkan catatan WHO, penggunaan antibiotik yang berlebihan pada ayam ini memicu krisis superbug mematikan yang membunuh lebih dari 700.000 orang per tahun.

WAP mendorong perusahaan restoran cepat saji untuk menerapkan bisnis berkelanjutan yang berbasis selaras dengan prinsip ESG.

Sebagian besar perusahaan itu tercatat di bursa efek, termasuk PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) atau KFC Indonesia yang membukukan pendapatan sebesar Rp 2,87 triliun pada semester I-2022, meningkat 18,1% dari Rp 2,43 triliun pada semester I-2021.

"Kami menghimbau perusahaan resto siap saji tak hanya fokus mencetak profit, tetapi juga merealisasikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan ayam ternak dan akuntabel melaporkannya kepada konsumen,” imbuh Rully.

Adapun, TPO 2022 menilai para perusahaan itu berdasarkan informasi mengenai dua pilar yang informasik tersedia di ruang publik. Pilar pertama, perusahaan cepat saji itu berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan ayam ternak seperti yang tercantum pada Better Chicken Commitment (BCC).

Pilar kedua mengenai Laporan Kinerja yang merefleksikkan implementasi perusahaan cepat saji dalam menerapkan komitmennya yang sesuai BCC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wanita Dapat Bonus Makanan Restoran Cepat Saji dari Kurir Paket, Publik: Naksir Itu

Viral Wanita Dapat Bonus Makanan Restoran Cepat Saji dari Kurir Paket, Publik: Naksir Itu

Lifestyle | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:54 WIB

McDonald's Amerika Rilis Happy Meal Versi Dewasa, Isinya Bikin Nostalgia

McDonald's Amerika Rilis Happy Meal Versi Dewasa, Isinya Bikin Nostalgia

Lifestyle | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:33 WIB

Pesan Makanan dengan Budget No Limit, Ternyata Ini yang Didapat Jess No Limit dan Sisca Kohl saat Drive Thru

Pesan Makanan dengan Budget No Limit, Ternyata Ini yang Didapat Jess No Limit dan Sisca Kohl saat Drive Thru

Lifestyle | Selasa, 27 September 2022 | 15:23 WIB

Terkini

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×