Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Sejumlah Negara Agresif Kerek Suku Bunga, Wamenkeu: Bikin Investor Jadi Mikir Untuk Investasi

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 November 2022 | 17:46 WIB
Sejumlah Negara Agresif Kerek Suku Bunga, Wamenkeu: Bikin Investor Jadi Mikir Untuk Investasi
Ilusrasi suku bungga. (Shutterstock)

Suara.com - Makin agresifnya sejumlah Bank Sentral negara dunia dalam menaikkan suku bunga acuannya bakal berdampak luar biasa terhadap roda perekonomian global.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, jika kondisi ini terus berlangsung, bisa membuat gerak perekonomian akan melambat.

"Kalau di tiap negara suku bunga dinaikkan, gerak ekonomi akan ada perlambatan," kata Suahasil saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (4/11/2022).

Kenaikan suku bunga ini, kata Suahasil, akan membuat cost of fund meningkat. Cost of fund sendiri adalah biaya yang harus dibayar oleh suatu lembaga keuangan atau bank atas penggunaan uang yang sumbernya dari pihak lain seperti dari nasabah.

"Karena cost of fund meningkat, yang tadinya sudah siap investasi jadi mikir, ini suku bunga lagi naik," katanya.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve pada hari Rabu (2/11/2022) menyetujui kenaikan suku bunga 75 basis poin yang keempat berturut-turut dan mengisyaratkan perubahan potensial dalam bagaimana pendekatan kebijakan moneter untuk menurunkan inflasi.

Mengutip CNBC, Kamis (3/11/2022), bank sentral menaikkan suku bunga pinjaman jangka pendek sebesar 0,75 poin persentase ke kisaran target 3,75 persen 4 persen, level tertinggi sejak Januari 2008.

Langkah tersebut melanjutkan pengetatan kebijakan moneter yang paling agresif sejak awal 1980-an, terakhir kali inflasi setinggi ini.

Seiring dengan mengantisipasi kenaikan suku bunga, pasar juga telah mencari bahasa yang menunjukkan bahwa ini bisa menjadi pergerakan 0,75 poin terakhir, atau 75 basis poin.

Pernyataan baru mengisyaratkan perubahan kebijakan itu, mengatakan ketika menentukan kenaikan di masa depan, The Fed akan mempertimbangkan pengetatan kumulatif kebijakan moneter, kelambatan di mana kebijakan moneter mempengaruhi kegiatan ekonomi dan inflasi, dan perkembangan ekonomi dan keuangan.

Para ekonom berharap ini adalah yang banyak dibicarakan tentang “penurunan” dalam kebijakan yang dapat melihat kenaikan suku bunga setengah poin pada pertemuan Desember dan kemudian beberapa kenaikan kecil pada tahun 2023.

Bank of England (BoE) mengangkat suku bunga Inggris menjadi 3 persen dari 2,25 persen dalam kenaikan tunggal terbesar sejak 1989, karena memerangi kekuatan kembar dari ekonomi yang melambat dan inflasi yang panas.

Sedangkan di dalam, negeri Bank Indonesia (BI) mengikuti agresifnya sejumkah bank sentral dunia dalam mengkerek naik suku bunga acuannya.

Setelah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps) pada September, BI kembali menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 4,75 persen.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini juga memutuskan untuk menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 4,00 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 50 bps menjadi 5,50 persen.

Dengan demikian, BI telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 125 bps pada tahun ini, masing-masing 25 bps pada Agustus, 50 bps pada September, dan 50 bps pada Oktober. Suku bunga acuan dengan cepat naik dari 4,50 persen pada Juli menjadi 4,75 persen pada Oktober.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Bunga The Fed Naik Berapa? Tertinggi Sejak 2008, Ini Dampaknya ke Indonesia

Suku Bunga The Fed Naik Berapa? Tertinggi Sejak 2008, Ini Dampaknya ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 15:12 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 08:34 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Justru Melesat

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Justru Melesat

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 07:49 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB