Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Cetak Pendapatan Rp2 Triliun, Laba Naik 28%

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 09:03 WIB
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Cetak Pendapatan Rp2 Triliun, Laba Naik 28%
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tengah memproduksi bahan bangunan. [ANTARA/HO-IMPC]

Suara.com - Emiten produsen dan distributor bahan bangunan serta barang plastik, PT Impack Pratama Industri Tbk catat pertumbuhan laba bersih 30,3 persen per kuartal III 2022 dari Rp158 miliar jadi Rp206 miliar dalam setahun.

Torehan laba emiten berkode saham IMPC itu ditopang oleh pendapatan pada sembilan bulan pertama 2022 yang mencapai Rp2 triliun, meningkat 28,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,6 triliun.

"Nilai laba bersih sembilan bulan perseroan hampir mencerminkan realisasi setahun penuh 2021. Maka dari itu, manajemen optimis perseroan mampu melampaui target 2022 yang ditentukan, yakni target pendapatan senilai Rp2,6 triliun dan target laba bersih sebesar Rp260 miliar," kata Direktur Utama IMPC Haryanto Tjiptodihardjo.

Ia menjelaskan, pada awal September lalu, perseroan telah mulai memproduksi plafon uPVC yang dipasarkan dengan merek Alderon dan Adaron.

Perseroan sebelumnya telah menempatkan mesin dengan kapasitas 3.000 ton per tahun di pabrik perseroan di Gaharu, Cikarang Selatan, Jawa Barat dan sudah terutilisasi penuh pada bulan pertama produksi.

Perseroan juga berencana untuk menggandakan kapasitas mesin plafon uPVC pada kuartal II 2023 mendatang yang akan ditempatkan di pabrik perseroan di Gaharu. Rencana ekspansi tersebut merupakan kelanjutan dari rencana bertahap yang dicanangkan pada paparan publik tahunan 2022.

"Pasar menerima baik produk plafon kami. Kami meluncurkan dua merek sekaligus untuk menjangkau seluruh segmen pasar di Indonesia. Kami berencana untuk menambahkan mesin lagi di pabrik baru kami yang akan berlokasi di KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang), Jawa Tengah di tahap ketiga. Pabrik baru kami diperkirakan dapat mulai beroperasi pada kuartal IV tahun 2023," ujar Haryanto dikutip dari Antara.

Rencana perseroan untuk meningkatkan kapasitas pabrik tidak berhenti sampai di situ. Perseroan juga akan menambahkan kapasitas mesin atap uPVC di Rungkut, Jawa Timur, berkisar 25 persen sebelum akhir 2022.

Sementara itu, melalui skema Penanaman Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau rights issue ada 7 November ini, perseroan segera menggalang dana segar sebanyak 100 juta lembar saham baru atau sebanyak 2,07 persen dengan harga Rp3.250 per lembar, sehingga menambahkan jumlah saham beredar menjadi 4,94 miliar dan jumlah dana yang didapatkan sebesar Rp325 miliar.

Sebanyak 78,08 juta lembar saham baru akan diambil bagian oleh PT Harimas Tunggal Perkasa (HTP) yang merupakan pemegang saham utama perseroan. Pertimbangan HTP turut serta dalam PMTHMETD adalah dalam rangka mendukung Perseroan yang sedang membutuhkan dana untuk ekspansi usaha.

Dana hasil rights issue akan sepenuhnya dipakai secara bertahap untuk ekspansi, pembelian mesin, tanah dan bangunan pabrik baru di KITB, serta modal kerja.

"Kami berharap investasi ini akan menghasilkan kinerja positif pada tahun 2024 yang akan datang. Selain memperkuat struktur permodalan perseroan, penerbitan saham baru dari PMTHMETD ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham perseroan," pungkas Haryanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyelenggaraan Formula E Jakarta Catatkan Cuan Rp 6,4 Miliar Lebih

Penyelenggaraan Formula E Jakarta Catatkan Cuan Rp 6,4 Miliar Lebih

Bekaci | Kamis, 03 November 2022 | 20:47 WIB

Naik 34,5%, PT PP Presisi Raih Laba Bersih Rp144,5 Miliar pada Kuartal III 2022

Naik 34,5%, PT PP Presisi Raih Laba Bersih Rp144,5 Miliar pada Kuartal III 2022

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 17:49 WIB

BTPN Cetak Laba Bersih Rp2,42 Triliun, Tumbuh 18 Persen dalam Setahun

BTPN Cetak Laba Bersih Rp2,42 Triliun, Tumbuh 18 Persen dalam Setahun

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 17:05 WIB

Adaro Energy Indonesia Mencapai Rekor Tertinggi Kenaikan EBITDA Operasional dan Laba Inti

Adaro Energy Indonesia Mencapai Rekor Tertinggi Kenaikan EBITDA Operasional dan Laba Inti

Press Release | Selasa, 01 November 2022 | 16:04 WIB

Laba bank bjb Terus Melejit 23,3%, Mencapai Rp2,2 Triliun di Triwulan III 2022

Laba bank bjb Terus Melejit 23,3%, Mencapai Rp2,2 Triliun di Triwulan III 2022

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Meski Catatkan Laba Bersih, Defisit Bukalapak Masih Rp5,7 Triliun

Meski Catatkan Laba Bersih, Defisit Bukalapak Masih Rp5,7 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:28 WIB

Terkini

Cara Paufazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Paufazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB