Jaga Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Siap Dukung Terwujudnya Jawa Timur Mandiri Benih

Iwan Supriyatna

Jum'at, 11 November 2022 | 06:29 WIB
Jaga Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Siap Dukung Terwujudnya Jawa Timur Mandiri Benih
Pupuk Kaltim jalin kerjasama pengembangan benih padi dan palawija bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DipertaKP) Provinsi Jawa Timur.

Suara.com - Sambut persiapan musim tanam periode 2022 dan 2023, PT Pupuk Kalimantan Timur atau Pupuk Kaltim jalin kerjasama pengembangan benih padi dan palawija bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DipertaKP) Provinsi Jawa Timur.

Kerjasama ini berupa pendampingan pengolahan lahan pertanian dan pengaplikasian pupuk untuk pembibitan menggunakan produk Pupuk Kaltim, agar kebutuhan bibit unggul bagi petani selama musim tanam dapat terpenuhi dengan baik.

VP Marketing Business Partner Retail Pupuk Kaltim Yusva Sulistyo, mengatakan kerjasama dengan DipertaKP Jawa Timur akan dilaksanakan pada lahan seluas 253 Hektare (Ha), yang diperkirakan butuh ketersediaan pupuk mencapai 200 ton untuk tiap musim tanam.

Tahap awal dilaksanakan sosialisasi produk bagi UPT Pengembangan Benih Padi dan Palawija se-Provinsi Jawa Timur, sehingga bisa diaplikaskan secara maksimal dalam mendorong produktivitas lahan dan benih.

"Produk yang akan digunakan diantaranya Biodex dan Ecofert, sebagai produk hayati Pupuk Kaltim yang sangat sesuai pada berbagai jenis lahan untuk proses soil treatment maupun pembuatan pupuk organik," kata Yusva.

Dijelaskannya, Biodex dan Ecofert merupakan paket pengolahan lahan yang sudah terbukti kualitas serta efektivitasnya dalam menjaga daya dukung lahan agar tetap sehat dan berkelanjutan.

Biodex diproduksi Pupuk Kaltim sebagai bioaktivator perombak atau pendegradasi bahan organik ramah lingkungan, untuk membantu perbaikan kualitas tanah pertanian.

"Selain itu Biodex juga bisa dimanfaatkan sebagai biopestisida untuk memproteksi tanaman agar tahan terhadap serangan penyakit, karena memiliki kandungan bakteri Trichoderma sp. didalamnya," tandas Yusva.

Sementara Ecofert, memiliki kandungan Aspergillus niger dan Pseudomonas Mendocina, yang mampu menambat nitrogen dan melarutkan fosfat sehingga efisiensi dan efektivitas pemupukan pun lebih meningkat.

baca juga

"Pada perlakuannya, petani harus melakukan pemupukan secara berimbang agar sifat biologis, fisika dan kimia tanah selalu terjaga. Sehingga tanaman mampu tumbuh dengan baik dan mencapai produktivitas yang optimal," tambah Yusva.

Peningkatan produktivitas hasil pertanian dengan pengaplikasian Biodex dan Ecofert pada lahan, telah dibuktikan banyak petani diberbagai daerah di Indonsia.

Terbaru, produktivitas padi varietas Ciherang hasil ubinan BPP Sukorejo Kabupaten Ponorogo, mengalami kenaikan sebesar 20 persen dengan hasil rata-rata 7,9 ton/Ha dibanding sebelumnya maksimal 6,5 ton/Ha. Dalam artian ada kenaikan hasil 1,3 ton/Ha selama pendampingan oleh Pupuk Kaltim.

"Selain itu, komoditas padi Inpari 32 di Sukomoro Magetan juga mengalami kenaikan produktivitas sebesar 20 persen dari sebelumnya, dengan kenaikan rata-rata 1,5 ton/Ha," lanjut Yusva.

Penggunaan pupuk hayati dengan dosis yang tepat juga harus disertai dengan kecukupan nutrisi unsur hara makro lainnya. Urea Daun Buah Granul dan NPK Pelangi 15-15-15 sudah terbukti dan dirasakan efektivitasnya oleh DipertaKP Provinsi Jawa Timur.

Setelah menggunakan Urea Daun Buah Granul sebesar 30 ton dan NPK Pelangi 15-15-15 27 ton pada musim tanam sebelumnya, DipertaKP Provinsi Jawa Timur merasa formulasi tersebut merupakan yang paling tepat dan ampuh pada tanaman.

Program kerjasama ini pun diharap mampu memenuhi ketersediaan bibit unggul bagi petani di Jawa Timur secara umum, termasuk meningkatkan daya dukung lahan agar produktivitas hasil pertanian mampu dicapai dengan lebih optimal. Hal ini pun sejalan dengan visi DipertaKP Jatim, utamanya dalam mendorong peningkatan kadar C-organik pada tanah dan sifat biologis lainnya.

"Pupuk Kaltim siap mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Timur menuju mandiri benih, sebagai wujud kontribusi perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional," pungkas Yusva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Pastikan Penerapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha

Pupuk Kaltim Pastikan Penerapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 08:20 WIB

Pupuk Kaltim Komitmen Fasilitasi UMKM Binaannya Dapatkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia

Pupuk Kaltim Komitmen Fasilitasi UMKM Binaannya Dapatkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 07:33 WIB

Pupuk Kaltim Komitmen Lindungi Sumber Mata Air di Festival Medhayoh

Pupuk Kaltim Komitmen Lindungi Sumber Mata Air di Festival Medhayoh

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 06:43 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×