Jaringan Pipa Druzhba Dihentikan Usai Laporan Serangan Roket, Krisis Energi Eropa Makin Dekat?

M Nurhadi

Rabu, 16 November 2022 | 10:34 WIB
Jaringan Pipa Druzhba Dihentikan Usai Laporan Serangan Roket, Krisis Energi Eropa Makin Dekat?
Perbatasan Polandia dan Belarusia di desa Tolcze, bagian timur laut Polandia. (Wojtek RADWANSKI / AFP)

Suara.com - Eropa Timur dan Tengah dipastikan akan kesulitan memenuhi kebutuhan minyak mereka dalam beberapa pekan ke depan usai pasokan pipa Druzhba dihentikan untuk sementara. Hal ini dikonfirmasi oleh operator di Hongaria dan Slovakia.

Kabar ini disampaikan usai adanya laporan ledakan di sebuah desa di Polandia timur dekat perbatasan Ukraina yang menimbulkan kewaspadaan di antara negara-negara NATO.

Perusahaan minyak dan gas MOL Hongaria mengatakan mitranya dari Ukraina memberi tahu perusahaan bahwa roket Rusia menghantam pembangkit listrik dekat perbatasan Belarusia yang menyediakan listrik untuk stasiun pompa, dan hal ini menyebabkan penghentian.

Transpetrol Slovakia juga turut mengkonfirmasi hal ini dengan menyampaikan alasan teknis dari Ukraina meski tak menyinggung serangan roket.

Jaringan pipa Druzhba berasal dari Rusia yang terbelah di Belarusia ke Ukraina, di mana ia terbelah lagi, memasok beberapa negara di Eropa Timur dan Tengah yang bergantung pada minyak tersebut, termasuk kilang di Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko yang terkurung daratan.

"Alasan penangguhan pasokan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Ukraina," kata Transpetrol dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa mereka mengharapkan lebih banyak informasi tentang penyebab penutupan tersebut.

Sementara, operator saluran pipa Ceko, MERO, masih memastikan adanya gangguan dalam aliran minyak melalui jalur Druzhba, kata seorang juru bicara pada Selasa (15/11/2022). 

Operator pipa Polandia PERN mengatakan pada Selasa (15/11/2022) malam bahwa minyak mengalir secara normal melalui bagian jalur Polandia.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban mengadakan pertemuan dewan pertahanan pada Selasa (15/11/2022) setelah pengiriman Druzhba ditangguhkan, kata kepala pers Orban kepada kantor berita negara MTI.

baca juga

Monopoli pipa milik negara Rusia, Transneft, telah diberitahu oleh Ukraina bahwa pasokan ke Hongaria untuk sementara dihentikan, kata kantor berita RIA mengutip Transneft.

Harga minyak melonjak karena berita tersebut, dengan patokan Brent naik 0,8 persen pada hari itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Buatan Rusia Jatuh di Polandia, Rupiah Melemah

Rudal Buatan Rusia Jatuh di Polandia, Rupiah Melemah

Jawa Tengah | Rabu, 16 November 2022 | 10:32 WIB

Biden: Rudal yang Hantam Polandia Kemungkinan Bukan Milik Rusia

Biden: Rudal yang Hantam Polandia Kemungkinan Bukan Milik Rusia

News | Rabu, 16 November 2022 | 10:19 WIB

Akhiri Perang Ukraina, PM Spanyol Desak Presiden China Xi Jinping Pengaruhi Vladimir Putin

Akhiri Perang Ukraina, PM Spanyol Desak Presiden China Xi Jinping Pengaruhi Vladimir Putin

Batam | Rabu, 16 November 2022 | 10:10 WIB

Fakta-fakta Rudal Rusia Hantam Polandia: Joe Biden Rapat Darurat di Bali, NATO Sebut Insiden Tragis

Fakta-fakta Rudal Rusia Hantam Polandia: Joe Biden Rapat Darurat di Bali, NATO Sebut Insiden Tragis

Sulsel | Rabu, 16 November 2022 | 10:02 WIB

BREAKING NEWS: Rusia Diberitakan Serang Negara NATO Polandia, Tombol Perang Dunia Ketiga Pecah?

BREAKING NEWS: Rusia Diberitakan Serang Negara NATO Polandia, Tombol Perang Dunia Ketiga Pecah?

Bandung | Rabu, 16 November 2022 | 07:05 WIB

Moldova Ikut Alami Pemadaman Listrik akibat Serangan Rudal Rusia

Moldova Ikut Alami Pemadaman Listrik akibat Serangan Rudal Rusia

News | Rabu, 16 November 2022 | 07:50 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×