Tepis Isu PHK di Jasindo, Arya Sinulingga: Mereka Tuh Nawarin Pensiun Dini

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Tepis Isu PHK di Jasindo, Arya Sinulingga: Mereka Tuh Nawarin Pensiun Dini
Arya Sinulingga. (Suara.com/Fakhri)

Jasindo dikabarkan melakukan PHK karyawannya.

Suara.com - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak hanya terjadi di kalangan swasta saja. Badai PHK ini juga menerpa Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Salah satunya, PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo yang dikabarkan melakukan PHK karyawannya. Namun belum diketahui, berapa banyak karyawan Jasindo yang terkena PHK.

Jasindo adalah anggota dari Holding BUMN Asuransi atau lebih dikenal Indonesia Financial Group (IFG).

Menanggapi kabar itu, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menampik adanya PHK di Jasindo. Justru yang terjadi, lanjut dia, Jasindo menawarkan pensiun dini para karyawan non struktural

Baca Juga: JD.ID Umumkan Berhenti Beroperasi Mulai Tanggal 31 Maret 2023, Banyak Warganet yang Sedih

Penawaran ini, menurut Arya sebagai langkah transformasi sumber daya manusia (SDM) di tubuh Jasindo.

"Jadi mereka kan lagi melakukan transformasi SDM membuat perusahaannya semakin mobilitasnya lebih tinggi. Mereka tuh nawarin pensiun dini untuk karyawannya. Tapi itupun yang non struktural," ujarnya kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).

Namun demikian, Arya menyebut, para karyawan bisa saja menerima atau tidak dalam penawaran yang diberikan Jasindo.

Penawaran ini tidak hanya diberikan begitu saja, Arya bilang, Jasindo akan menyeleksi kembali para karyawan yang dapat melakukan pensiun dini.

"Jadi kalau karyawan yang karirnya bisa berkesempatan berkembang diluar itu boleh mengajukan pengunduran diri atau pensiun dini. Tapi ada seleksi juga dari mereka. Tapi itu yang non struktural ya," pungkas dia.

Baca Juga: Alasan JD.ID PHK Ratusan Karyawan dan Tutup Permanen