IHSG Tunggu Momen Rilis Suku Bunga BI, 8 Saham Ini Bisa Dipantau

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
IHSG Tunggu Momen Rilis Suku Bunga BI, 8 Saham Ini Bisa Dipantau
Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan menjelang akhir pekan ini dibuka bergerak labil.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan menjelang akhir pekan ini dibuka bergerak labil.

Pada awal perdagangan IHSG dibuka naik ke level 7.055 dari penutupan perdagangan kemarin yang ditutup di level 7.044.

Namun setelah pukul 09:02 laju IHSG berbalik arah dengan melorot ke level 7.035 atau telah mengalami pelemahan 0,14 persen.

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah, pada awal perdagangan indeks ini turun 1,1 basis poin atau terdpresiasi 0,11 persen menuju level 1.003.

Baca Juga: Jelang Pertemuan The Fed, Rupiah Sentuh Level Terendah Satu Minggu

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 268 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp209 miliar dan volume transaksi mencapai 18 ribu kali.

Sebanyak 147 saham berhasil menguat, 94 saham bergerak melemah dan 245 saham bergerak stagnan.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksi pergerakan IHSG akan menunjukkan kenaikan usai pengumuman suku bunga BI.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat. Pasca rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang menunjukkan adanya kenaikan tentunya memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG," kata William dalam analisanya.

Selain itu para investor asing hingga saat ini masih mencatatkan capital inflow yang masih menunjukkan minat terhadap pasar modal Indonesia.

Baca Juga: IHSG Lagi-lagi Dibuka Merah ke Level 6.862

Meski demikian, menurutnya, selama IHSG belum mampu ditutup di atas resisten level terdekat, maka masih akan cenderung bergerak dalam rentang sideways dengan potensi kenaikan terbatas.

Ia memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.954 dan resistance 7.141.

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan BBCA, ASII, INDF, ITMG, BBRI, HMSP, TBIG, ASRI.