Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB
Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel
Rudal Balistik Emad Buatan Iran. (militarytoday.com)
  • Harga minyak Brent dan WTI melonjak signifikan pasca Iran menyerang fasilitas energi, menandai eskalasi konflik di Timur Tengah.
  • Serangan Iran menyebabkan kerusakan fasilitas di Ras Laffan Qatar dan menghentikan jalur distribusi vital melalui Selat Hormuz.
  • Amerika Serikat merespons dengan kebijakan darurat, termasuk dispensasi Undang-Undang Jones Act, untuk meredam dampak krisis energi.

Suara.com - Harga minyak dunia ditutup menguat dan kembali melonjak dalam perdagangan lanjutan setelah Iran melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas energi di kawasan Timur Tengah.

Eskalasi ini menandai peningkatan signifikan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Dilansir Bloomberg, harga minyak mentah Brent tercatat naik 3,8 persen ke level 107,38 dolar AS atau sekitar Rp1,8 Juta per barel saat penutupan perdagangan. Kenaikan berlanjut di sesi setelah penutupan, dengan lonjakan tambahan sebesar 5,6 persen.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik tipis 0,1 perse ke 96,32 dolar AS per barel, sebelum menguat hingga 4 persen dalam perdagangan lanjutan.

Kenaikan harga minyak dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama setelah Iran menyerang sejumlah fasilitas energi strategis di kawasan.

Perusahaan minyak dan gas milik negara Qatar melaporkan bahwa kawasan industri Ras Laffan mengalami kerusakan signifikan akibat serangan rudal Iran.

Ilustrasi rudal. (Shutterstock)
Ilustrasi rudal. (Shutterstock)

Di sisi lain, Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal balistik yang diarahkan ke ibu kota Riyadh, serta menggagalkan serangan drone ke fasilitas gas di wilayah timur negara tersebut.

Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan peringatan evakuasi terhadap sejumlah fasilitas energi di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

Fasilitas-fasilitas tersebut disebut berpotensi menjadi target serangan dalam beberapa jam ke depan.

Peringatan ini muncul setelah serangan terhadap ladang gas South Pars milik Iran, yang menurut laporan media Israel dilakukan oleh Israel dengan persetujuan Amerika Serikat. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari kedua negara terkait keterlibatan tersebut.

Analis dari SEB, Ole Hvalbye, menyebut bahwa serangan terhadap infrastruktur energi Iran telah mendorong kenaikan harga minyak dan gas global. Ia menambahkan, eskalasi lanjutan berpotensi memperburuk kondisi pasar energi dunia.

Konflik yang terus berkembang juga berdampak pada jalur distribusi energi global. Pengiriman melalui Selat Hormuz jalur vital yang mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia dilaporkan terhenti.

Akibatnya, produksi minyak di kawasan Timur Tengah diperkirakan turun antara 7 hingga 10 juta barel per hari, setara dengan 7 persen hingga 10 persen dari total permintaan global.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan darurat untuk meredam dampak krisis.

Kebijakan tersebut mencakup pemberian dispensasi selama 60 hari terhadap Undang-Undang Jones Act, yang memungkinkan kapal berbendera asing mengangkut bahan bakar dan barang lainnya antar pelabuhan domestik.

Pemerintah AS juga dilaporkan akan melonggarkan aturan pengurangan emisi untuk bensin musim panas. Namun, langkah-langkah tersebut dinilai hanya memberikan dampak terbatas terhadap pergerakan harga bahan bakar di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB

Bursa Saham AS Berbalik Menguat di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Bursa Saham AS Berbalik Menguat di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:53 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 06:25 WIB

Harga Minyak Naik, Purbaya Klaim Utang Kereta Cepat Whoosh Tak Bebani APBN

Harga Minyak Naik, Purbaya Klaim Utang Kereta Cepat Whoosh Tak Bebani APBN

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB