Suara.com - Musim mudik tiba. Anda sudah siapkan motor, perlengkapan, dan rute. Tapi pernahkah Anda hitung biaya tersembunyi di perjalanan? THR yang yang sudah Anda siapkan untuk perjalanan mudik, bisa-bisa terkuras lebih dalam karena perjalanan mudik tersebut.
Artikel ini bukan tentang menghemat sampai cenderung pelit. Ini pertimbangan jujur dalam mengalokasikan uang dengan cerdas. Agar mudik lancar, keuangan tetap sehat. Poin apa saja yang perlu diperhatikan? Simak ulasannya berikut ini.
Rencanakan Anggaran Mudik, Jangan Sampai Boncos
Sebelum berangkat, catat semua pos pengeluaran. Bensin, tol, makan, penginapan, dan dana tak terduga. Angka ini jadi panduan, bukan beban.
Dengan rencana jelas, Anda bisa hindari keputusan impulsif. Misalnya, beli aksesoris motor yang sebenarnya tidak perlu. Atau makan di resto mahal karena lapar mendadak di tengah perjalanan. Bukan tidak boleh, tetapi dengan memilih warung makan yang lebih sederhana justru momen perjalanan menjadi semakin berkesan dan berdampak pada kondisi keuangan selama di perjalanan secara langsung.
Dana Darurat, Asuransi Alami Saat Perjalanan Jauh
Sisihkan minimal 10 persen dari THR sebelum belanja apa pun. Uang ini khusus untuk situasi darurat, seperti ban bocor di tengah jalan atau obat saat sakit.
Dana darurat bukan uang menganggur. Ibaratnya ban serep, yang bisa digunakan kapan saja saat diperlukan. Saat Anda tahu ada cadangan, keputusan finansial jadi lebih rasional, tidak panik.
Investasi Logam Mulia, Tabungan yang Bisa Dibawa Pulang
Logam mulia bisa dibeli dalam gramasi kecil. Cocok untuk Anda yang baru mulai investasi. Nilainya cenderung stabil, mudah dicairkan saat diperlukan kapan saja. Bahkan bisa langsung diperjualbelikan kepada end-user langsung tanpa lewat toko.
Beli emas bukan untuk dijual besok. Ini cara menyimpan nilai uang agar tidak tergerus inflasi. Setelah mudik, Anda masih punya aset yang bisa dikembangkan.
Pahami Biaya Fleksibilitas dengan Analogi Sederhana
Jika butuh solusi cashflow, pahami dulu biayanya. Bunga cicilan itu seperti sewa uang. Anda pinjam Rp1 juta, bayar kembali Rp1,05 juta dalam sebulan. Selisih Rp50 ribu itu biaya sewa.
Makin lama tenor, makin besar total sewa yang Anda bayar. Makin pendek tenor, makin ringan beban. Pilih yang sesuai kemampuan, bukan keinginan. Prinsip ini wajib Anda tahu sebelum menggunakan fasilitas kredit.
Opsi Pembayaran Fleksibel untuk Kebutuhan Dadakan
Kadang kebutuhan mudik muncul mendadak. Ban aus, helm retak, atau oleh-oleh wajib untuk keluarga. Di sinilah pinjaman dana dari PayLater bisa jadi opsi, selama Anda pahami cara kerjanya.
Kredivo PayLater bisa dipakai di merchant online dan offline seperti Alfamart, Indomaret, bahkan bengkel motor seperti Dewa Motor atau Toko Proban buat ganti ban motor. Prosesnya daftar online, tanpa dokumen fisik. Member Premium dapat limit hingga Rp50 juta, cicilan mulai 1,99 persen per bulan. Ada opsi cicilan satu bulan 0% Bunga & Admin. Kredivo PayLater terdaftar di OJK secara resmi sejak lama.
Dengan PayLater, Anda bisa penuhi kebutuhan tanpa mengganggu alokasi dana darurat atau investasi. Mudik naik motor bukan cuma soal sampai tujuan. Tapi juga pulang dengan keuangan yang tetap utuh tanpa menggerus THR lebih dalam lagi. ***