Hadapi Ancaman Resesi, Jateng Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah Swiss

Iwan Supriyatna

Rabu, 23 November 2022 | 09:53 WIB
Hadapi Ancaman Resesi, Jateng Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah Swiss
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, menerima kunjungan Direktur Bidang Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kementerian Sekretariat Swiss, Boris Zurcher.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, menerima kunjungan Direktur Bidang Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kementerian Sekretariat Swiss, Boris Zurcher dalam rangka membahas peningkatan kerja sama Jateng dengan pemerintah Swiss.

Dalam pertemuan yang dilakukan di kantornya itu, Ganjar menawarkan sejumlah potensi kerja sama disamping kerja sama yang telah berjalan, seperti potensi investasi di berbagai sektor dan juga destinasi pariwisata di Jateng.

"Pertemuan ini untuk meningkatkan kerja sama dan beberapa kerja sama sudah dilakukan, satu terkait dengan pelatihan, capacity building, beberapa diantaranya bekerja sama dengan Kadin Jawa Tengah," ujar Ganjar usai pertemuan di Ruang Rapat Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang.

Ganjar menjelaskan, Swiss adalah negara di posisi ke-7 dengan realisasi investasi di Jateng terbesar yang pada tahun 2022 mencapai 50.285,80 USD. Maka, iklim kerja sama yang telah terjalin harus dijaga dan ditingkatkan agar hubungan keduanya tetap lancar.

Oleh sebab itu, Ganjar menyebutkan pihaknya masih terus menggali sejumlah potensi investasi yang ada. Diantaranya, kerja sama perdagangan karbon yang disampaikan Ganjar kepada delegasi Swiss, mengingat potensi mangove dan hutan di Jateng yang memadai.

Diharapkan, bertambahnya kerja sama yang terjalin antara Jateng dan Swiss akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, bahkan nasional.

"Kemudian tadi menarik bagaimana perdagangan karbon. Karbon trade ini menjadi suatu isu yang cukup menarik. Jawa Tengah punya potensi itu dan mangrove kita buat, hutan kita jaga, sebenarnya juga bisa kita perdagangkan di sana," jelas Ganjar.

"Swiss selalu bicara dengan teknologi yang tinggi dan kualitas yang sangat tinggi. Maka kalau kerja sama ini bisa kita tindak lanjuti, maka kita akan mendapat keuntungan yang besar," sambung Ganjar.

Sementara itu, Boris yang mewakili rombongan delegasi Swiss mengatakan, sebelumnya pemerintah Swiss dan Indonesia telah menjalin kerja sama yang panjang dan berlangsung dengan baik hingga saat ini.

baca juga

Agar tujuan kerja sama dapat ditingkatkan dan juga pihak yang bekerja sama saling menguntungkan, maka, lanjut Boris, pemerintah Swiss akan terus melanjutkan kerja sama tersebut, khususnya dengan Provinsi Jateng.

"Kita sudah ada kerja sama yang baik dengan pemerintah pusat dengan Indonesia, dan kita sudah ada beberapa projek berlangsung di Jawa Tengah. Kita akan melanjutkan yang sudah ada dan memperdalam kerja sama yang sudah ada dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini," kata Boris.

Tak hanya itu, Boris menyebutkan kerja sama Swiss dengan Jateng adalah kerja sama yang bersifat jangka panjang. Pasalnya, pemerintah Swiss dan Indonesia telah menyepakati perjanjian perdagangan bebas antar kedua negara. Sehingga peningkatan kerja sama keduanya akan lancar dan mudah.

"Kita memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia dan Pak Gubernur tadi menunjukkan tabel penanaman modal asing yang ada di Jawa Tengah. Kami di sini untuk jangka panjang, kita tidak untuk eternitas atau selamanya, tapi kita di sini untuk jangka panjang dan akan bahu membahu dengan Jawa Tengah," tutur Boris.

Terakhir, Boris juga mengapresiasi iklim bisnis Jateng dibawah kepemimpinan Ganjar yang kian kondusif dengan adanya program pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang efektif dan juga ramah investor.

Sebagai informasi, realisasi investasi perusahaan Swiss di Jawa Tengah sejak tahun 2016 hingga 2022 kuartal ketiga mencakup sejumlah sektor, antara lain Nestle Indonesia di Batang (90.413 USD), OMYA Indonesia di Rembang (6.551 USD), Aquafarm Nusantara di Semarang (3.561 USD) dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan Orang Muda Ganjar Berikan Bantuan Alat Pertanian ke Kelompok Tani di Batubara

Relawan Orang Muda Ganjar Berikan Bantuan Alat Pertanian ke Kelompok Tani di Batubara

Bisnis | Rabu, 23 November 2022 | 06:32 WIB

Relawan Mak Ganjar Bangun Dapur Umum, Bagikan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Relawan Mak Ganjar Bangun Dapur Umum, Bagikan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Bisnis | Selasa, 22 November 2022 | 19:39 WIB

Ganjar Salurkan Bantuan dan Kerahkan Tenaga Medis untuk Korban Gempa Cianjur

Ganjar Salurkan Bantuan dan Kerahkan Tenaga Medis untuk Korban Gempa Cianjur

Bisnis | Selasa, 22 November 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×