Korban Gempa Cianjur Bakal Segera Direlokasi, PUPR Mulai Bangun 200 Rumah Khusus

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 01 Desember 2022 | 14:55 WIB
Korban Gempa Cianjur Bakal Segera Direlokasi, PUPR Mulai Bangun 200 Rumah Khusus
Peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus di Cianjur, Kamis (1/12/2022). (Dok: PUPR)

Suara.com - Para korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat akan direlokasi pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyiapkan tanah seluas 2,5 hektare, yang mana PUPR akan segera membangun 200 rumah khusus dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha), di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan tanah seluas 2,5 hektare. Kemudian provinsi melakukan penetapan lokasi, dan Kementerian PUPR menyiapkan kavling tipe 36/60 untuk setiap unitnya. Kira-kira untuk 1 hektare dapat dibangun 80 unit, sehingga total ada sekitar 200 unit rumah yang disiapkan,” jelas Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja.

Rumah khusus tersebut akan disiapkan bagi korban bencana yang terdampak sangat parah, yang mana banyak korban jiwa dan rumah mereka tak lagi dapat dihuni.

Untuk mempercepat proses pembangunan, Kementerian PUPR telah bekerjasama dengan PT Brantas Abipraya untuk melaksanakan land clearing. Brantas Abipraya juga merupakan kontraktor pelaksana pembangunan rumah khusus dan PT Indah Karya sebagai konsultan manajemen konstruksi.

“Kami bekerjasama dengan BUMN konstruksi terdekat dari lokasi, yaitu PT Brantas Abipraya, yang kita tarik alat beratnya untuk melaksanakan land clearing. Sejak kemarin sudah berjalan, dan stok Risha sudah dikirimkan. Kita sudah bisa mulai instalasi,” tambah Endra.

Pembangunan rumah khusus untuk masyarakat terdampak bencana di Cianjur mulai dilaksanakan sejak Kamis (1/12/2022), yang ditandai dengan peletakan batu pertama. Direktur Jenderal Perumahan, Iwan Suprijanto menerangkan, Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mengakomodir kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.

"Hari ini kami mulai pembangunan rumah khusus untuk masyarakat terdampak bencana di Cianjur, tepatnya di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Pembangunan dilaksanakan karena masyarakat terdampak bencana memerlukan hunian yang layak, sehingga tidak terlalu lama tinggal di tempat pengungsian,” terang Iwan.

Peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus di Cianjur, Kamis (1/12/2022). (Dok: PUPR)
Peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus di Cianjur, Kamis (1/12/2022). (Dok: PUPR)

Iwan juga menambahkan, Kementerian PUPR juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mempersiapkan alternatif lahan-lahan di daerah lain yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan rumah khusus. Berdasarkan hasil pendataan dan survey di lapangan masih banyak rumah masyarakat yang rusak berat akibat gempa.

"Lokasi pembangunan rumah khusus ini sangat strategis dan diharapkan setelah selesai, bisa segera dihuni masyarakat yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan usulan pemerintah daerah. Kementerian PUPR siap untuk membangun kembali infrastruktur dan hunian masyarakat yang terdampak bencana," kata Iwan.

Rumah khusus yang dibangun Kementerian PUPR tersebut didesain memiliki ruang keluarga, dua kamar tidur, kamar mandi dan dapur, dengan target penyelesaian pembangunan sekitar 2 bulan.

"Kami targetkan pembangunan rumah khusus ini bisa selesai dalam waktu 1,5 hingga 2 bulan ke depan. Kami berharap doa dan dukungan dari semua pihak agar pembangunannya berjalan lancar di lapangan," tandas Iwan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PUPR Siapkan Karpet Merah untuk Investor Malaysia di Ibu Kota Baru

Menteri PUPR Siapkan Karpet Merah untuk Investor Malaysia di Ibu Kota Baru

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 16:08 WIB

Menteri PUPR Pastikan Investor Asing Terlibat dalam Pembangunan IKN

Menteri PUPR Pastikan Investor Asing Terlibat dalam Pembangunan IKN

Bisnis | Selasa, 29 November 2022 | 18:40 WIB

Menteri PUPR Sebut Kementeriannya Akan Lanjutkan Program Belanja Infrastruktur, DPR Beri Apresiasi

Menteri PUPR Sebut Kementeriannya Akan Lanjutkan Program Belanja Infrastruktur, DPR Beri Apresiasi

Bisnis | Selasa, 29 November 2022 | 08:59 WIB

Menteri PUPR Kirimi Menkeu Surat, Bahas Duit Puluhan Triliun Buat Ibu Kota Baru

Menteri PUPR Kirimi Menkeu Surat, Bahas Duit Puluhan Triliun Buat Ibu Kota Baru

Bisnis | Senin, 28 November 2022 | 19:24 WIB

Menteri PUPR Basuki Cerita Soal Bendungan Tapin yang Berhasil Cegah Banjir

Menteri PUPR Basuki Cerita Soal Bendungan Tapin yang Berhasil Cegah Banjir

| Senin, 28 November 2022 | 13:20 WIB

PUPR Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, Bangun Lagi 2.272 Rumah yang Rusak

PUPR Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, Bangun Lagi 2.272 Rumah yang Rusak

Jogja | Selasa, 22 November 2022 | 14:51 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB