Masyarakat Indonesia Mulai Doyan Investasi, Tapi Literasi Masih Rendah

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 05 Desember 2022 | 18:21 WIB
Masyarakat Indonesia Mulai Doyan Investasi, Tapi Literasi Masih Rendah
Seorang mentor dari Didimax memberi pengarahan soal trading forex. [dokumentasi Didimax]

Suara.com - Meningkatnya jumlah investor di tanah air ternyata tak sebanding dengan literasi keuangan para investornya. Maka tak heran, jika kasus investasi bermasalah di Indonesia terus bermunculan.

Untuk meningkatakan literasi keuangan tersebut, Didimax melakukan seminar Klinik Forex di berbagai kota besar Indonesia.

"Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa melek finansial khususnya pada trading forex sehingga mereka mampu mengelola keuangan pribadi lebih baik," ungkap Komisaris Utama Didimax Yadi Supriyadi dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (5/12/2022).

Yadi menyampaikan, dukungan dari berbagai pihak tentunya membantu mewujudkan peningkatan literasi dan inklusi pasar berjangka di Tanah Air. Sehingga masyarakat tidak lagi terjebak pada investasi investasi illegal yang merugikan.

Secara YTD November 2022, Didimax telah menggelar 200 kegiatan edukasi, yang diikuti lebih dari 100 ribu peserta. Masifnya kegiatan edukasi dan literasi ini tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, seperti Bursa Berjangka Jakarta, Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia, cabang-cabang Didimax, dan komunitas.

“Saya berharap dengan adanya seminar Klinik Forex ini, para investor pemula dapat termotivasi untuk memulai investasi trading forex," kata Yadi.

Didimax sendiri mencatat, jumlah trader mengalami peningkatan hingga mencapai angka 500.731 trader pada November 2022 yang mekakukan registrasi di website didimax.co.id.

"Bila dibandingkan dengan November 2021 sebesar 110.146 Trader dari data terakhir per November 2022," tuturnya.

Yadi mengakui, kondisi ekonomi saat ini menjadi peluang yang bagus untuk dimanfaatkan investor maupun masyarakat yang tertarik untuk trading forex.

baca juga

Dia pun mengajak masyarakat untuk berinvestasi dengan bijak dan cerdas menjadi langkah awal suksesnya investor pasar berjangka.

"Mari trading forex dengan bijak. Trading forex, bukan main forex," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Lebih Tinggi Dibandingkan Saham, Trading Forex Bisa Jadi Ladang Cuan Baru

Transaksi Lebih Tinggi Dibandingkan Saham, Trading Forex Bisa Jadi Ladang Cuan Baru

Bisnis | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 00:45 WIB

Hati-hati! Trading Forex Bisa Bikin Investor Rugi Besar

Hati-hati! Trading Forex Bisa Bikin Investor Rugi Besar

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 18:08 WIB

Valbury Asia Futures Luncurkan Aplikasi Trading Forex

Valbury Asia Futures Luncurkan Aplikasi Trading Forex

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 16:35 WIB

Terkini

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

×