Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Transaksi Lebih Tinggi Dibandingkan Saham, Trading Forex Bisa Jadi Ladang Cuan Baru

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 00:45 WIB
Transaksi Lebih Tinggi Dibandingkan Saham, Trading Forex Bisa Jadi Ladang Cuan Baru
Ilustrasi Trading. (Octa Investama Berjangka)

Suara.com - Disrupsi teknologi dan pandemi Covid-19 telah mendorong transformasi bisnis. Begitu juga dalam investasi atau trading di foreign exchange market alias forex atau pasar valuta asing alias valas.

Forex adalah transaksi jual beli mata uang asing. Secara global, volume transaksi forex (forex trading) bahkan jauh lebih besar dibandingkan perdagangan saham.

“Transformasi bisnis yang diakibatkan oleh disrupsi teknologi dan pandemi Covid-19 saat ini sudah menjadi suatu keharusan,” kata Masti Sita Desanti dari Broker Forex Didimax dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Perubahan yang diakibatkan dari dua gelombang besar tersebut (disrupsi dan pandemic), kata dia, memberikan peluang sekaligus tantangan kepada setiap orang.

“Lalu, bisnis apa yang sesuai dengan kondisi saat ini? Ya, Trading Forex merupakan salah satu solusi bisnis yang paling menjanjikan di ekosistem yang sekarang baru terbentuk,” tuturnya.

Apa sih trading forex itu? “Trading forex merupakan aktivitas jual beli mata uang asing, di mana pertukaran mata uang itu menghasilkan keuntungan, yang diperoleh dari selisih nilai mata uang yang diperjualbelikan,” papar dia.

Sementara itu broker Didimax yang lainnya Master Sholik menjelaskan terkait bisnis trading yaitu Money Management.

Money Management, kata Sholik adalah tata kelola dana dalam akun trading. Hal ini mencakup berapa besar lot yang harus digunakan di setiap open posisi trading, berapa jarak antara harga entry dengan batas kerugian dan target profit yang diinginkan.

“Begitu juga dengan berapa jumlah maksimal posisi trading yang akan kita buka dalam satu waktu bersamaan,” ungkap Master Sholik.

Menurut dia ada salah teknik yang bisa digunakan investor untuk menarik cuan yaitu dengan MA Merdeka.

Dia menjelaskan Moving Average 12 dan 24 yang sering disebut MA Merdeka ini merupakan salah satu indikator Forex yang paling populer digunakan para trader untuk analisa teknikal.

"Dimana fungsinya adalah untuk menghitung atau menampilkan harga rata-rata dari satu mata uang pada periode tertentu, menentukan trend yang akan terjadi, dan menentukan titik support dan resistance," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melorot ke Level 7.129

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melorot ke Level 7.129

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:33 WIB

Jelang Akhir Pekan IHSG Dibuka Tumbang ke Level 7.156

Jelang Akhir Pekan IHSG Dibuka Tumbang ke Level 7.156

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:26 WIB

Kamis Sore, IHSG Ditutup Melesat 1,04 Persen ke Level 7.160

Kamis Sore, IHSG Ditutup Melesat 1,04 Persen ke Level 7.160

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Sinar Mas dan Lazada Group Resmi Jadi Pemegang Saham Layanan Keuangan DANA

Sinar Mas dan Lazada Group Resmi Jadi Pemegang Saham Layanan Keuangan DANA

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:26 WIB

Kamis Pagi IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.135

Kamis Pagi IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.135

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:06 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB