Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Sulit Temukan Negara yang Mau Ekspor Beras ke Indonesia

M Nurhadi

Kamis, 08 Desember 2022 | 12:06 WIB
Pemerintah Sulit Temukan Negara yang Mau Ekspor Beras ke Indonesia
Pekerja mengecek kualitas beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis(28/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Rencana impor beras hingga 500 ribu ton yang bertujuan memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga kini masih terkendala. Salah satunya, sulit menemukan negara pengekspor beras.

"Impor tidak akan mudah, karena negara-negara itu juga membatasi, bahkan ada yang sama sekali menutup untuk ekspor, karena dia butuh juga," kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso saat ditemui awak media di Gedung DPR RI, pada Rabu (7/12/2022) lalu.

Ia mengaku, hingga kini Bulog terus mengupayakan 200 ribu ton beras impor paling lambat akhir tahun 2022. Namun demikian, impor beras masih sulit terealisasi.

"200 ribu ton juga sudah dalam upaya ya. Bahkan ada satu negara yang sudah iya (bersedia ekspor ke Indonesia) tapi nggak jadi, karena memang dia nggak siap dengan waktu yang singkat, belum (ditambah) perizinan dan segala macamnya. Jadi nggak mudah," ujar dia.

Buwas memastikan, pihaknya akan segera melakukan impor beras jika sudah ada yang bersedia memberikan kepastikan stok beras.

"Sekarang ini saya sedang upaya, sampai akhir Desember itu harus ada 200 ribu ton," ujar dia.

Meski begitu, nampaknya stok 200 ribu ton yang diharapkan tidak bisa tepenuhi secara pasti. Buwas menyebut, saat ini persediaan beras rumah tangga masih aman berdasarkan data BPS.

"Krisis Insyaallah nggak (krisis). Tadi kan kata BPS mengatakan jumlahnya cukup ada di rumah tangga, kalau di rumah tangga aman. Tapi ini kan permasalahannya ada di CBP, untuk stabilisasi, ketersediaan, dan operasi pasar," kata dia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi juga mendukung pernyataan Buwas yang mengakui sulit memenuhi stok 200 ribu ton.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Tipis Jadi Alasan Impor Beras, Mendag Zulhas: Kalau Ada ya Gak Mungkin Impor

Stok Tipis Jadi Alasan Impor Beras, Mendag Zulhas: Kalau Ada ya Gak Mungkin Impor

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 16:26 WIB

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:37 WIB

Indonesia Resmi Impor Beras, Pemerintah Janji Tetap Serap Hasil Panen Petani

Indonesia Resmi Impor Beras, Pemerintah Janji Tetap Serap Hasil Panen Petani

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 08:56 WIB

Indonesia Bersiap Datangkan 200 Ribu Ton Beras Impor

Indonesia Bersiap Datangkan 200 Ribu Ton Beras Impor

Tantrum | Rabu, 07 Desember 2022 | 08:33 WIB

Catat! Lokasi SIM Keliling Purwakarta Kamis 1 Desember 2022

Catat! Lokasi SIM Keliling Purwakarta Kamis 1 Desember 2022

Purwasuka | Rabu, 30 November 2022 | 23:41 WIB

Kementan Surati Dirut Bulog, Minta 610.632 Ton Beras dari 24 Provinsi Segera Diserap

Kementan Surati Dirut Bulog, Minta 610.632 Ton Beras dari 24 Provinsi Segera Diserap

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 16:26 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×