Intip Fasilitas Rumah Para Menteri di IKN, Masing-masing Luasnya 1.000 Meter

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 12 Desember 2022 | 10:12 WIB
Intip Fasilitas Rumah Para Menteri di IKN, Masing-masing Luasnya 1.000 Meter
Ilustrasi Rumah Jabatan Menteri di IKN/Instagram/@ikn_id

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengebut pembangunan  Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN). Salah satunya yang dibangun yaitu rumah jabatan Menteri yang berada di KIPP IKN.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, ada sekitar 36 unit rumah jabatan Menteri yang dibangun di IKN. dan 105 KIPP IKN.

"Mulai 7 Desember 2022 proses pembangunan rumah tapak jabatan Menteri di KIPP IKN secara resmi akan dimulai," ujarnya dalam keterangan tertulis yang ditulis, Senin (12/12/2022).

Adapun, Kementerian PUPR, imbuhnya menunjuk pePT. Adhi Karya (Persero) Tbk kerja sama operasi (KSO) dengan PT Ciriajasa Engineering Consultant untuk membangun rumah para menteri.

Pemerintah menggelontorkan dana senilai Rp493,7 miliar untuk membangun rumah para pejabat yang akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Sedangkan, ruang lingkup pekerjaan itu antara lain perencanaan perancangan persil 104 dan 105, pekerjaan konstruksi rumah tapak, fasilitas umum dan sosial kawasan pekerjaan infrastruktur kawasan dan pekerjaan furniture.

"Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak 7 Desember 2022 dengan waktu penyelesaian selama 550 hari kalender dan pekerjaan sudah selesai pada bulan Juni 2024 mendatang. Jadi semua pekerjaan harus dilaksanakan sesuai jadwal dan dilaksanakan sebaik mungkin di lapangan," imbuh dia.

Sementara spesifikasi rumah para menteri dibangun dengan dua lantai dengan luas bangunan 580 meter per unit dan luas lahan seluas 1.000 meter persegi. Rumah itu memilki 4 kamar tidur dan 4 kamar mandi.

Selanjutnya, terdapat ruang fungsional mulai dari ruang keluarga, ruang makan, ruang kerja, hingga ruang untuk kedinasan. Kemudian, terdapat dua dapur yakni dapur basah dan kering. Lalu, tersedia garasi, ruang pakaian, ruang pompa, dan ruang cuci serta untuk menjemur pakaian.

baca juga

Tidak hanya itu, terdapat teras depan dan belakang yang memanjakan para menteri untuk bersantai setelah bekerja.

Untuk diketahui, ada dua tipe desain rumah yang disesuaikan dengan kontur tanah yaitu desain downslope atau mengikuti kontur tanah dan desain upslope yang mengikuti kontur tanah ke atas.

"Kami juga akan menanam pohon agar kondisi lokasi pembangunan tetap hijau dan rindang sehingga nyaman untuk dihuni," pungkas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira, Warga Korban Gempa Cianjur Bakal Tempati Rumah Baru

Kabar Gembira, Warga Korban Gempa Cianjur Bakal Tempati Rumah Baru

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 08:20 WIB

Terdampak Pembangunan IKN Nusantara, Jumlah Pengunjung Mall di Balikpapan Superblock Melonjak

Terdampak Pembangunan IKN Nusantara, Jumlah Pengunjung Mall di Balikpapan Superblock Melonjak

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 05:58 WIB

PUPR Minta Pemda Cianjur Secepatnya Tetapkan Lokasi Pembangunan Rumah Buat Korban Gempa

PUPR Minta Pemda Cianjur Secepatnya Tetapkan Lokasi Pembangunan Rumah Buat Korban Gempa

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2022 | 18:41 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×