Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Jelang Nataru Harga Bahan Pokok Makin Mencekik, Cabai Rawit Makin Pedas

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 13 Desember 2022 | 17:19 WIB
Jelang Nataru Harga Bahan Pokok Makin Mencekik, Cabai Rawit Makin Pedas
Aktivitas pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat terjadi lonjakan harga yang bikin kantong masyarakat makin mencekik menjelang perayaan Nataru atau Natal dan Tahun Baru 2023.

"Dari beberapa komoditas pangan menjelang natal dan tahun baru terus mengalami kenaikan. Per hari ini harga telur, cabai, dan sayur mayur mendominasi kenaikan di pasar tradisional," kata Ketua Bidang Organisasi DPP IKAPPI Teguh Stiawan dalam keterangannya, Selasa (13/12/2022).

Selain cabai, sayur-sayuran, telur dan ayam IKAPPI juga menyoroti kelangkaan kedelai yang menimbulkan kenaikan harga tempe dan tahu cukup tinggi.

Selain itu data per hari ini harga bahan pokok disejumlah pasar di DKI Jakarta juga dilaporkan mengalami peningkatan harga.

Seperti halnya cabai rawit merah tembus di kisaran Rp55 ribu sampai Rp60 ribu, bawang merah Rp35 ribu sampai Rp40 ribu. Sayur kol dari Rp12 ribu menjadi Rp15 ribu.

Selanjutnya harga tomat mengalami kenaikan dari Rp16 ribu sampai Rp20 ribu, telur dari Rp32 ribu saat ini Rp35 ribu. Begitu juga dengan harga ayam Rp35 ribu sampai 40 ribu. Daging Rp135 sampai Rp142 ribu.

Harga tempe juga tak luput dari kenaikan semula Rp8 ribu per papan sekarang tembus Rp10 ribu per papan. Tahu dari harga Rp10 ribu saat ini naik Rp12 ribu .

Dari beberapa komuditas ini menjadi pantauan IKAPPI dan terus melakukan koordinasi kepada semua pihak agar menjelang natal dan tahun baru harga tersebut bisa di antisipasi.

Menurut pihaknya kenaikan  permintaan itu biasanya terjadi di awal tanggal 20 Desember, tapi saat ini beberapa komoditas permintaan belum tinggi dan harga komoditas sudah naik.

"Kami minta kepada pemerintah untuk menjaga dan memastikan stock terjaga dengan baik yang ada di pasar tradisional sehingga natal dan tahun baru kenaikannya tidak signifikan," katanya.

"Itu juga yang menimbulkan  inflasi dan itu juga yang akan mempengaruhi data beli masyarakat kita kedepan," pungkasnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Liburan Nataru, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Tol

Mau Liburan Nataru, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Tol

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 17:27 WIB

Orkestrasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan oleh NFA Sudah Dirasakan Manfaatnya

Orkestrasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan oleh NFA Sudah Dirasakan Manfaatnya

Bisnis | Sabtu, 10 Desember 2022 | 06:10 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Nataru, ASDP Perluas Akses Masuk dan Parkir Hingga Tingkatkan Kapasitas Angkut

Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Nataru, ASDP Perluas Akses Masuk dan Parkir Hingga Tingkatkan Kapasitas Angkut

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2022 | 18:53 WIB

Terkini

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:40 WIB

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:59 WIB

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB