Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Perdagangan Saham Terakhir di 2022, IHSG Justru Bergerak Loyo

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 30 Desember 2022 | 09:15 WIB
Perdagangan Saham Terakhir di 2022, IHSG Justru Bergerak Loyo
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Hari Jumat ini (30/12/2022) merupakan perdagangan saham terakhir di tahun 2022. Pada pembukaan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru dibuka loyo, adapun indeks terpantau berada di level 6.863.

Mengutip data RTI, pada awal mula perdagangan IHSG sempat dibuka naik tipis 3,1 basis poin atau menguat 0,05 persen ke level 6.863.

Namun setelah pukul 09.02 laju IHSG justru berbalik arah dengan turun ke posisi 6.851 atau telah melemah sebesar 0,12 persen.

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka pada zona merah, pada awal perdagangan indeks ini turun 0,6 basis poin atau melemah 0,07 persen menuju level 939.

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 660 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp222 miliar dan volume transaksi mencapai 29 ribu kali.

Sebanyak 165 saham berhasil menguat, 126 saham bergerak melemah dan 198 saham bergerak stagnan.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menilai pergerakan IHSG masih stabil di pengujung 2022.

"Akhir pekan yang terakhir di 2022 pola gerak IHSG masih memperlihatkan pergerakan yang cukup stabil," kata William dalam analisanya. 

Menurut dia selama IHSG belum mampu ditutup di atas resisten level terdekat, maka IHSG masih akan cenderung bergerak sideways hingga beberapa waktu mendatang.

Meski demikian, menurutnya masih terbuka peluang IHSG kembali mengalami koreksi wajar.

"Dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham saham berfundamental kuat dan memiliki likuiditas yang tinggi," paparnya.

William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.789 dan resistance 6.956. Untuk saham pilihan, William merekomendasikan TLKM, AALI, INDF, BBRI, JSMR, dan SMRA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lowongan PPPK untuk Semua Jurusan, Simak Penjelasan Ini

Lowongan PPPK untuk Semua Jurusan, Simak Penjelasan Ini

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2022 | 08:44 WIB

Nonton Langsung Indonesia vs Thailand di GBK, Sri Mulyani: Gemezzz

Nonton Langsung Indonesia vs Thailand di GBK, Sri Mulyani: Gemezzz

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2022 | 08:43 WIB

Nagita Slavina Diam-Diam Pakai Tas Rp58 Jutaan saat Nonton Piala AFF 2022, Publik: Kalau Artis Lain Beda Cerita

Nagita Slavina Diam-Diam Pakai Tas Rp58 Jutaan saat Nonton Piala AFF 2022, Publik: Kalau Artis Lain Beda Cerita

Lifestyle | Jum'at, 30 Desember 2022 | 08:28 WIB

Terkini

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB

Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target

Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:38 WIB

Saatnya Wujudkan Rumah, Mobil & Liburan Impian Anda lewat BRI Consumer Expo Jakarta 2026

Saatnya Wujudkan Rumah, Mobil & Liburan Impian Anda lewat BRI Consumer Expo Jakarta 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:09 WIB

Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli

Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:53 WIB