Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Kondisi Ekonomi Gelap, Emiten Produsen Bahan Bangunan Plastik Ini Pede Incar Penjualan Rp3,3 Triliun

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2023 | 12:37 WIB
Kondisi Ekonomi Gelap, Emiten Produsen Bahan Bangunan Plastik Ini Pede Incar Penjualan Rp3,3 Triliun
Solar Panel Pabrik Trembesi Milik PT Impack Pratama Industri Tbk

Suara.com - Emiten produsen dan distributor bahan bangunan plastik, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengincar pertumbuhan bisnis yang positif di sepanjang tahun ini meski ekonomi global diselimuti awan gelap.

Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo mengatakan memasuki tahun 2023 yang masih dibayangi ancaman resesi global, lonjakan suku bunga, dan ketidaktentuan lainnya dirinya optimistis bisa menjaga efisiensi dan produktivitas kerja, serta mengembangkan penjualan produk-produk baru seperti plafon uPVC dan inovasi atap lainnya.

"Maka dari itu, kami menetapkan target Penjualan bertumbuh sekitar 17,9% menjadi Rp3,3 triliun dan target Laba Bersih menjadi Rp390 Miliar atau naik 27,9% dari tahun 2022," kata Haryanto melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

IMPC diketahui menutup tahun fiskal 2022 dengan peraihan Pendapatan dan Laba Bersih tertinggi sepanjang sejarah Perseroan secara kuartalan. Pada Kuartal IV tahun 2022, Perseroan mengestimasi pencatatan Pendapatan sebesar Rp775 miliar dan Laba Bersih senilai Rp100 miliar.

Sepanjang tahun 2022, meskipun Perseroan mengalami tekanan margin dari kenaikan harga bahan baku dan biaya logistik, Perseroan tetap mampu menjaga pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih dengan mempertahankan Margin Laba Kotor yang diestimasi sebesar 34,0%.

Secara tahunan, Perseroan berhasil mencetak pertumbuhan Pendapatan sebesar 25,7% menjadi sekitar Rp2,8 triliun dari Rp2,2 triliun pada tahun sebelumnya. Realisasi ini 7,7% lebih tinggi dari target Perseroan senilai Rp2,6 triliun.

Sejalan dengan itu, Laba Bersih tahun fiskal 2022 diestimasikan melebihi Rp300 miliar, bertumbuh 45,2% dari Laba Bersih tahun sebelumnya yang senilai Rp210 miliar dan 17,3% di atas target Laba Bersih tahun 2022 sejumlah Rp260 miliar.

Pada bulan November 2022, Perseroan berhasil menggalang dana segar sebesar Rp325 miliar melalui skema Penanaman Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan 100 juta lembar saham baru yang diserap oleh beberapa investor serta pemegang saham pengendali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longsor Lagi, IHSG Pagi Ini Ambyar ke Level 6.848

Longsor Lagi, IHSG Pagi Ini Ambyar ke Level 6.848

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2023 | 09:24 WIB

Hari Ini IHSG Diramal Bangkit, Simak Sejumlah Saham Pilihan Analis

Hari Ini IHSG Diramal Bangkit, Simak Sejumlah Saham Pilihan Analis

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2023 | 09:00 WIB

Taipan Batubara RI Low Tuck Kwong Makin Tajir, Sebulan Hartanya Tambah Rp60 Triliun

Taipan Batubara RI Low Tuck Kwong Makin Tajir, Sebulan Hartanya Tambah Rp60 Triliun

Bisnis | Senin, 23 Januari 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:14 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI

Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:56 WIB

Ekspor Mineral Disentralisasi ke Danantara, Bahlil Klaim Akhiri Modus Transfer Pricing

Ekspor Mineral Disentralisasi ke Danantara, Bahlil Klaim Akhiri Modus Transfer Pricing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:31 WIB

5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga

5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:11 WIB