Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB
Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand
Ilustrasi jasa pengiriman paket. (Dok: Lalamove)
baca 10 detik
  • Lalamove resmi ekspansi ke Jerman, mulai operasional di Berlin.
  • Bidik 3,4 juta UKM Jerman lewat logistik fleksibel 24 jam.
  • Pengiriman bisa dipantau real-time dan hingga 20 titik tujuan.

Suara.com - Perusahaan logistik berbasis teknologi asal Hong Kong, Lalamove, resmi memulai operasionalnya di Jerman sebagai bagian dari strategi ekspansi di kawasan Europe, Middle East, and Africa (EMEA). Kota Berlin dipilih sebagai titik awal pengembangan layanan pengiriman on-demand yang menyasar pelaku usaha hingga konsumen individu.

Ekspansi ini memperluas jangkauan operasional perusahaan yang kini hadir di 17 pasar di kawasan Asia, Amerika, dan EMEA. Masuknya Jerman dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaringan logistik perusahaan di Eropa, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman fleksibel bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Lalamove melihat UKM di Jerman masih menghadapi berbagai tantangan logistik, mulai dari tingginya biaya operasional, layanan yang kurang fleksibel, hingga keterbatasan akses terhadap pengiriman instan yang mudah dilacak tanpa kontrak jangka panjang.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan menghadirkan layanan pengiriman 24 jam dengan fitur pemesanan instan serta penjadwalan hingga 30 hari ke depan. Model bisnis ini memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan kapasitas pengiriman sesuai kebutuhan tanpa harus menanggung biaya tetap armada sendiri.

Sejumlah pelaku usaha di Berlin disebut telah memanfaatkan layanan tersebut, mulai dari toko makanan hewan, bengkel sepeda, universitas, lembaga riset, hingga perusahaan katering.

Selain itu, pelanggan juga dapat memantau proses pengiriman secara real-time melalui fitur pelacakan GPS dan layanan live chat. Untuk kebutuhan bisnis dengan banyak tujuan, sistem pengiriman Lalamove juga mendukung hingga 20 titik pengantaran dalam satu pemesanan.

Chief Operating Officer Lalamove, Paul Loo, mengatakan Jerman memiliki potensi besar bagi pertumbuhan layanan logistik digital perusahaan.

"Kantor dan UKM di Jerman jumlahnya mencapai lebih dari 3,4 juta, dan mereka membutuhkan solusi logistik yang mampu mengikuti dinamika operasional sehari-hari. Peluncuran di Berlin menjadi langkah awal penting dalam memperkuat kehadiran kami di Jerman," ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, perusahaan ingin menghadirkan layanan pengiriman yang lebih fleksibel dan terjangkau untuk membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional.

baca juga

"Kami ingin menghadirkan solusi pengiriman on-demand yang fleksibel dan terjangkau untuk membantu bisnis mengirim barang maupun dokumen dengan lebih cepat, menghadapi periode permintaan tinggi secara lebih efisien, serta menjaga visibilitas pengiriman dari proses penjemputan hingga barang diterima," kata Paul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

×