Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Masuki Tahun ke 10, BPJS Kesehatan Siap Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Senin, 30 Januari 2023 | 16:16 WIB
Masuki Tahun ke 10, BPJS Kesehatan Siap Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
Diskusi Publik dengan tema “Outlook JKN : Satu Dekade Jaminan Kesehatan Nasional di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/1/2023). (Iman Firmansyah/Suara.com)

Suara.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memasuki 10 tahun pelaksanaannya, bisa dikatakan program ini sudah berjalan on the right track dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Sementara itu, ditengah kondisi ekonomi global yang penuh tekanan ke depan, posisi kehadiran Program JKN pun tak luput dari tantangan dan tuntutan.   

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir mengatakan dalam 10 tahun perjalanan JKN, pihaknya melakukan evaluasi yang dirasa masih memiliki banyak kekurangan.

“Kita bangga dengan adanya BPJS Kesehatan, tidak ada satu negara pun di dunia yang memiliki peserta asuransi kesehatan terbesar seperti di Indonesia yang memiliki peserta hampir 248 juta lebih atau mencakup 93% dari penduduk Indonesia,” ucap Abdul Kadir dalam Diskusi Publik dengan tema “Outlook JKN : Satu Dekade Jaminan Kesehatan Nasional di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/1/2023).

Ia menuturkan dalam perjalanannya tentu banyak kekurangan namun bukan berarti pihaknya akan berhenti tetapi akan terus melalukan perbaikan untuk memuaskan masyarakat.

“Ke depan tentunya masih banyak tantangan dalam menjalankan BPJS kesehatan salah satunya tantangan bagaimana kita mengawal dengan baik dana sosial kesehatan bisa kita pertahankan,” ucapnya.

Tantangan selanjutnya adalah mengenai mutu layanan kesehatan yang masih sering dikeluhkan masyarakat, lalu soal akses layanan dimana fasilitas kesehatan di Indonesia diakuinya belum merata.

“Karena belum merata itu menyebabkan akses layanan kesehatan kita belum bisa dimaksimalkan oleh seluruh peserta BPJS Kesehatan. Oleh karena itu ke depan kita harapkan kita memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Kesehatan dengan transformasi sistem kesehatan 6 pilar itu kita harapkan nantinya jika ada orang yang sakit jantung di Papua misalnya tidak lagi meninggal akibat keterbatasan, kita harapkan layanan jantung ada dimana-mana termasuk layanan kanker, radioterapi, gagal ginjal dan semua bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” papar Abdul.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof DR Ali Ghufron Mukti, menuturkan sepanjang satu dekade perjalanan program JKN telah berkembang menjadi sangat strategis, memiliki kontribusi besar dan mampu membuka akses kesehatan melalui perlindungan finansial bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Selama satu dekade cakupan BPJS telah meningkat secara tajam, seain itu banyak negara sangat tertarik kepada BPJS sebagai sebuah program gotong royong yang langsung  dirasakan secara satu skema dan terintegrasi,” terangnya.

Ia menjelaskan di tahun 2024, BPJS ditargetkan mencakup 98% penduduk Indonesia yang mana hal tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah.

“Oleh karena itu, kita berkeinginan semua pemangku kepentingan bekerja bersama-sama dan presiden di tahun 2022 pertama kali di bulan pertama instruksinya adalah untuk optimalisasi program JKN dengan kerja sama kurang lebih 30an Kementrian lembaga,”

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena menambahkan BPJS berawal dari keinginan negara yang ingin terlibat di semua masalah kesehatan rakyat.

“Kita melihat bahwa rencana dari BPJS Kesehatan relatif berjalan lebih progresif, apa yang ingin dikerjakan tidak terlepas dari ekosistem diluarnya seperti soal ke persediaan, layanan dan pembiayaan, 3 itu dari waktu ke waktu tidak akan lepas dari isu itu,” imbuhnya.

“Semua harus dicari titik temu, di kepesertaan bagaimana datanya bisa ketemu, antara dukcapil dan kemensos, penting untuk sama-sama dituntaskan, mudah-mudah-mudahan soal data bukan hanya data yang benar tapi yang betul-betul menyasar orang yang membutuhkan,” tambah Emanuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Usaha yang Cepat Balik Modal dan Tidak Musiman, Sudah Coba?

5 Rekomendasi Usaha yang Cepat Balik Modal dan Tidak Musiman, Sudah Coba?

Your Say | Minggu, 29 Januari 2023 | 12:33 WIB

5 Artis Tajir Berobat Pakai BPJS, Ada yang Sakit Ginjal dan Diabetes

5 Artis Tajir Berobat Pakai BPJS, Ada yang Sakit Ginjal dan Diabetes

Entertainment | Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:51 WIB

Pandai Merawat Diri, Intip 10 Potret Maia Estianty yang Awet Muda di Usia 47 Tahun

Pandai Merawat Diri, Intip 10 Potret Maia Estianty yang Awet Muda di Usia 47 Tahun

Entertainment | Sabtu, 28 Januari 2023 | 06:15 WIB

Bisnis Kuliner Rizky Billar Gulung Tikar, Warganet Nyinyir

Bisnis Kuliner Rizky Billar Gulung Tikar, Warganet Nyinyir

| Jum'at, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Gokil! Tio Pakusadewo Ngaku Punya Bisnis Ganja di Amerika Serikat, Duitnya Kenceng Pula

Gokil! Tio Pakusadewo Ngaku Punya Bisnis Ganja di Amerika Serikat, Duitnya Kenceng Pula

| Jum'at, 27 Januari 2023 | 16:30 WIB

Begini Cara Tio Pakusadewo Kantongi Izin Bisnis Ganja di Los Angeles Amerika

Begini Cara Tio Pakusadewo Kantongi Izin Bisnis Ganja di Los Angeles Amerika

| Jum'at, 27 Januari 2023 | 15:45 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB