Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Cerita Ayah Belikan Rumah Subsidi KPR BTN untuk Anak hingga Keluarga Kecil Punya Rumah

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2023 | 06:50 WIB
Cerita Ayah Belikan Rumah Subsidi KPR BTN untuk Anak hingga Keluarga Kecil Punya Rumah
Warga beraktivitas di depan rumah bersubsidi pemerintah yang disalurkan Bank BTN di kompleks Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/2/2023). [Suara.com/Wawan Kurniawan]

Suara.com - Menjelang sore hari, keluarga Muin Golam (35) sedang sibuk merapikan beberapa ruangan rumah yang belum lama ia dan istrinya Lisdawati (34) beli di kompleks Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/2/2023). Mereka membeli rumah tersebut dari tangan pemilik pertamanya.

Dibantu oleh Bapak, adik dan keponakannya yang sedang mengecat rumah, Muin tampak sedang merapihkan bagian plafon. Sedangkan istrinya, Lis juga nampak sibuk menjaga dua buah hatinya yang masih kecil-kecil.

Saat berbincang, Muin Golam bersama Lisdawati baru membeli rumah tersebut sejak Desember 2022 lalu. Rumah impian keluarga kecil mereka itu akhirnya bisa dapatkan setelah menabung dari hasil mengumpulkan gajinya sebagai seorang karyawan swasta di sebuah perusahaan pembiayaan kredit motor di Tangerang. Sedangkan Lisdawati hanyalah seorang Ibu Rumah Tangga.

“Kemarin itu kita belinya over kredit bang. Kena sekitar Rp63 juta sama pasang saluran air, pemilik pertamanya baru nempatin setahun, trus kita renovasi dikit abisin tanah sampai ke belakang buat dapur sama tempat nyuci,” ujar Lis seraya mencuci pakaian yang sudah berada di dalam ember di teras depan rumahnya.

Lis juga menceritakan bahwa dia dan suaminya berinisiatif untuk merenovasi tanah kosong dibagian belakang rumahnya agar bisa dimanfaatkan untuk tempat mencuci, kamar mandi dan dapur serta ruang kecil untuk penyimpanan.

“Benerin rumah dari depan sampai belakang habis sekitar Rp37 juta, skalian bikin wastafel sama mini kitchen set,” lanjut Lisdawati menceritakan.

Karena masih dalam tahap renovasi, Lisdawari dan suaminya Muin Golam kekinian belum tinggal penuh di rumah tersebut, Dia baru seminggu sekali datang ke rumah barunya itu. Alasan lainya, karena memang belum banyak diisi perabotan rumah tangga di dalam rumah tersebut.

“Kalau sekarang ini kan masih direnov, jadi kita ke sini tiap minggu saja, sekalian bersih-bersih sama ngecet. Karena hari libur juga, jadi bapak saya, adek saya sama ponakan saya bisa dateng ke sini buat bantu-bantu ngecetin rumah, daripada diupahin ke orang bayar lagi Rp 3 juta,” kata Lis yang mengaku bertemu dengan sosok suaminya saat dirinya masih menjadi pegawai konter HP di kawasan Perumahan Taman Royal Tangerang.

Beli Rumah untuk Anak

Lain lagi dengan cerita Mudji (58), ia mengaku membeli rumah di kawasan tersebut untuk anak laki-lakinya. Saat ditemui Mudji sedang melihat-lihat rumah baru anaknya yang lokasinya 2 gang tak jauh dari rumah Lisdawati.

Rumah bersubsidi pemerintah yang disalurkan Bank BTN di kompleks Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/2/2023). [Suara.com/Wawan Kurnia
Rumah bersubsidi pemerintah yang disalurkan Bank BTN di kompleks Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/2/2023). [Suara.com/Wawan Kurniawan]

Bersama Istrinya, Mudji bercerita alasan membelikan anaknya rumah bersubsidi tersebut karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya.

“Saya beli buat anak, nanti biar anak yang cicil. Saya tinggal enggak jauh dari sini, belakang kantor Polsek (Rajeg), jadi biar ngga jauh dari anak-anak, lagian kalau untuk perumahan bersubsidi yang jaraknya paling deket dari kota Tangerang ya daerah sini," kata dia.

"Trus nanti juga bakal dibangun jalan tol yang tembus ke Tol Bandara,” kata Mudji menjelaskan.

Mudji menceritakan ia membeli rumah dengan type 30 dengan luas tanah 60 meter persegi. Awalnya ia membayar booking Rp 1 juta untuk mendapatkan slot.

Kemudian setelah unit ia tentukan, Mudji membayar uang muka (DP) sebesar Rp31,5 juta. Yang membuatnya senang uang tersebut sudah termasuk semua pengurusan surat-surat administrasi hingga proses akad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target BTN Salurkan 182.250 Unit Rumah KPR Bersubsidi Sepanjang 2023

Target BTN Salurkan 182.250 Unit Rumah KPR Bersubsidi Sepanjang 2023

Foto | Senin, 06 Februari 2023 | 22:12 WIB

Selama 2023 Masyarakat Berpenghasilan Rendah Bisa Beli Rumah KPR Bersubsidi BTN

Selama 2023 Masyarakat Berpenghasilan Rendah Bisa Beli Rumah KPR Bersubsidi BTN

| Senin, 06 Februari 2023 | 04:57 WIB

BTN Solusi Karyawan Gramedia Punya Rumah dengan KPR

BTN Solusi Karyawan Gramedia Punya Rumah dengan KPR

| Jum'at, 03 Februari 2023 | 00:30 WIB

BTN Gandeng Gramedia Permudah Karyawan Miliki Rumah

BTN Gandeng Gramedia Permudah Karyawan Miliki Rumah

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 16:18 WIB

Dukung Zero Backlog Perumahan di 2045, Ini 6 Langkah Strategis Usulan Bank BTN

Dukung Zero Backlog Perumahan di 2045, Ini 6 Langkah Strategis Usulan Bank BTN

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2023 | 08:56 WIB

Terkini

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:05 WIB

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB