Begini Kabar Terbaru Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 10 Februari 2023 | 09:57 WIB
Begini Kabar Terbaru Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/11/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/tom].

Suara.com - Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung terus dikebut untuk beroperasi pada tahun ini. Terbaru, pengiriman Electric Multiple Unit (EMU)  atau Rangakaian Kereta Api Cepat Jakarta Bandung untuk kloter kedua telah tiba di Depo Tegalluar.

Sejak dikirim 13 Januari 2023 lalu, 4 rangkaian EMU atau sebanyak 32 kereta KCJB telah tiba seluruhnya pada 10 Februari 2023.

General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry memastikan, tidak ada kendala dan masalah dalam proses pengiriman rangkaian EMU tersebut.

"Sebelum kereta dikirimkan, pihak kami selalu melakukan pre-trip inspection untuk memastikan keamanan dan keselamatan selama perjalanan menuju Depo Tegalluar," ujar Rahadian di Jakarta, Jumat (10/2/2023).

Dia memaparkan, rangkaian kereta itu dikirim dengan cara dilepas dan dan didistribusikan secara satu persatu lewat truk. Pengiriman juga hanya dilakukan di hari Senin - Kamis pada pukul 21.00 hingga 05.00.

Jumlah pengiriman setiap harinya juga dibatasi hanya sebanyak 2 unit kereta dalam setiap perjalanan. Dibutuhkan total waktu 2 hari dalam setiap perjalanan pengiriman EMU tersebut untuk memastikan keamanan dan keselamatan petugas maupun seluruh pengguna jalan tol.

KCIC juga memastikan Depo Tegalluar dalam kondisi yang steril dari berbagai alat berat agar rangkaian EMU dapat langsung ditempatkan pada track. Setelah satu persatu kereta EMU tiba, petugas langsung merangkai EMU tersebut kembali untuk nantinya dilakukan uji statis dan dinamis.

Kedatangan 4 rangkaian EMU ini menambah daftar EMU KCJB yang telah tiba di Indonesia menjadi 6 rangkaian dari 11 rangkaian yang direncanakan untuk operasional KCJB. Adapun pengiriman 5 rangkaian EMU ke Indonesia akan terus dilakukan secara bertahap hingga akhir April 2023.

"Pengiriman EMU kloter 2 menuju Depo Tegalluar ini menjadi salah satu bagian dari persiapan jelang operasional KCJB," pungkas Rahadian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 16:29 WIB

Dugaan Penyebab Kecelakaan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Lagi-lagi Karena Kelalaian Kerja

Dugaan Penyebab Kecelakaan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Lagi-lagi Karena Kelalaian Kerja

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2022 | 12:28 WIB

Korban Kecelakaan Kereta Cepat Jakarta Bandung Semua dari China

Korban Kecelakaan Kereta Cepat Jakarta Bandung Semua dari China

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2022 | 12:23 WIB

Deretan Kecelakaan Selama Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Deretan Kecelakaan Selama Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2022 | 11:58 WIB

Terkini

Hamil 8 Bulan, Guru SMK Mojokerto Gugur Bersama Janinnya Saat Berangkat Mengajar

Hamil 8 Bulan, Guru SMK Mojokerto Gugur Bersama Janinnya Saat Berangkat Mengajar

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Mendikti Saintek dan Gubernur URI Mendadak Dipanggil Prabowo ke Istana, Ada Apa?

Mendikti Saintek dan Gubernur URI Mendadak Dipanggil Prabowo ke Istana, Ada Apa?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Haji Isam dan MSCI Jadi Sorotan, Pengamat: Tak Ada Kaitannya!

Haji Isam dan MSCI Jadi Sorotan, Pengamat: Tak Ada Kaitannya!

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Kronologis Warga Bangladesh Dieksekusi Mati di Arab Saudi karena Berbuat Asusila di Masjid

Kronologis Warga Bangladesh Dieksekusi Mati di Arab Saudi karena Berbuat Asusila di Masjid

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:31 WIB

26 Gol dan 11 Assist! Statistik Mitchell Baker Buka Jalan Menuju MLS

26 Gol dan 11 Assist! Statistik Mitchell Baker Buka Jalan Menuju MLS

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Drama Undercover Miss Hong, Perjalanan Membongkar Skandal Investasi Bodong

Drama Undercover Miss Hong, Perjalanan Membongkar Skandal Investasi Bodong

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Perampokan Bersenjata Api di Agam, Rp90 Juta Gagal Dibawa Kabur

Perampokan Bersenjata Api di Agam, Rp90 Juta Gagal Dibawa Kabur

Sumbar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Awal Mula Kim Jong-Un Dikabarkan Meninggal Dunia

Awal Mula Kim Jong-Un Dikabarkan Meninggal Dunia

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:23 WIB

×