Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada Kabar Buruk Soal Batu Bara, Siap-siap Orang Kaya RI Merana

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:20 WIB
Ada Kabar Buruk Soal Batu Bara, Siap-siap Orang Kaya RI Merana
Komoditas batu bara tengah dihampiri awan gelap, setelah mencatatkan kenaikan fantastis sepanjang tahun lalu kini komoditas tambang dengan julukan emas hitam ini mulai mengalami penurunan harga.

Suara.com - Komoditas batu bara tengah dihampiri awan gelap, setelah mencatatkan kenaikan fantastis sepanjang tahun lalu kini komoditas tambang dengan julukan emas hitam ini mulai mengalami penurunan harga.

Pada perdagangan kemarin misalnya, batu bara bahkan langsung mencetak tiga rekor buruk sekaligus.
Pada perdagangan Kamis (9/21/2023), harga batu kontrak Maret di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 191,5 per ton. Harganya anjlok 16,38% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Pelemahan tersebut menyeret harga batu bara ke bawah level US$ 200 untuk pertama kalinya sejak 3 Februari 2022 atau sebelum perang Rusia-Ukraina terjadi.

Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 13 Januari 2022 atau hampir 13 bulan terakhir.

Rekor terburuk ketiga adalah prosentase penurunan dalam sehari. Penurunan sebesar dalam sehari kemarin adalah yang terdalam sejak 3 Maret 2022 atau setahun terakhir.

Penurunan terdalam juga menjadi yang terbesar kedua setidaknya dalam 20 tahun terakhir.

Kondisi ini membuat sejumlah pengusaha Tanah Air yang berkecimpung dalam bisnis tambang ketar-ketir. Sentimen buruk ini telah membuat sejumlah saham batu bara yang tercatat di pasar modal ikut ambles.

Hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Jumat (10/2/2023) sejumlah saham batu bara kompak turun seperti PT Indotambang Raya Megah Tbk (ITMG) turun 3,75%, begitu juga dengan saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 2,87%, PT Indika Energy Tbk (INDY) melemah 3,06%, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) ambels 3,17%.

Selanjutnya, harga saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) anjlok 2,99% dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ambles 2,16%. Sedangkan emiten milik orang terkaya RI, Low Tuck Kwong juga bernasib sama, perusahaan milikinya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 1,56%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Batu Bara Anjlok Hampir 9 Persen, JP Morgan Kaget

Harga Batu Bara Anjlok Hampir 9 Persen, JP Morgan Kaget

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:56 WIB

Harga Emas Hitam Masih Kinclong, Ekspor Batu Bara Digeber 500 Juta Ton Tahun Ini

Harga Emas Hitam Masih Kinclong, Ekspor Batu Bara Digeber 500 Juta Ton Tahun Ini

Bisnis | Senin, 30 Januari 2023 | 15:32 WIB

PLN Dijamin Bebas Krisis Batu Bara Usai Terima Bantuan INSA Awal 2023

PLN Dijamin Bebas Krisis Batu Bara Usai Terima Bantuan INSA Awal 2023

Bisnis | Senin, 02 Januari 2023 | 16:10 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB