Rekening Gendut, Rafael Alun Butuh waktu Hampir 100 Tahun Kumpulkan Harta Rp56 Miliar

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 28 Februari 2023 | 13:43 WIB
Rekening Gendut, Rafael Alun Butuh waktu Hampir 100 Tahun Kumpulkan Harta Rp56 Miliar
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai jumlah harta kekayaan yang dimiliki pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo sebesar Rp56 miliar sangat tidak wajar.

Suara.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai jumlah harta kekayaan yang dimiliki pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo sebesar Rp56 miliar sangat tidak wajar. FITRA pun mendorong langkah investigasi untuk membuktikan apakah harta Rafael Alun tersebut halal atau haram.

Sekretaris Jenderal FITRA, Misbah Hasan mengatakan kenaikan harta yang dimiliki Rafael Alun sangatlah tidak wajar.

"Kalau dilihat dari tren kenaikannya itu tidak wajar yah ada beberapa pejabat terutama di Dirjen Pajak yang kenaikknya itu luar biasa yah. Seperti Rafael Alun saja itu kan kalau kita lihat kenaikan (hartanya) signifikan," kata Misbah saat berbincang melalui sambungan telepon dengan Suara.com Selasa (28/2/2023).

Misabah menjelaskan Rafael Alun yang memiliki jabatan setingkat Eselon III seharusnya membutuhkan waktu hampir 100 tahun atau tepatnya 98 tahun agar kekayaan yang ia miliki sekarang sebesar Rp56 miliar bisa tercapai, namun hanya selang beberapa tahun saja Rafael Alun sudah bisa mengumpulkan harta yang fantastis tersebut.

"Beliau sebagai pejabat di Eselon III. Eselon III itu kan gajinya sekitar Rp4,7 juta dan tunjangan kinerja Rp46,4 juta artinya dia punya kekayaan sekitar Rp56 miliar itu kan mesti harus dikumpulkan selama 98 tahun nah ini kan kekayaan yang tidak wajar," katanya.

Misbah pun membandingakan untuk pejabat setingkat eselon I saja haru membuthkan waktu sekitar 30 tahun lamanya agar bisa memperoleh harta kekayaan mencapai Rp56 miliar tersebut.

"Eselon I saja yang puny gaji pokok Rp5,2 juta tunjangan kinerja Rp113 juta untuk Kemenkeu itu mengumpulkan kekayaan sebesar Rp56 miliar butuh 30 tahun, nah ini baru menjabat beberapa tahun sudah memiliki tren peningkatannya luar biasa besar," katanya.

Misbah pun menduga kasus rekening gendut yang dialami Rafael tidak hanya terjadi ke Kementerian Keuangan saja, tetapi juga terjadi pada Kementerian dan Lembaga yang lain.

"Ini tidak terjadi pada Rafael alun tetapi juga pejabat lainnya, nah ini yang mestinya harus diusut tuntas," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nah Lho! Transaksi Aneh di Keuangan Pejabat Pajak Rafael Alun Dianggap KPK Jadi Pintu Pembuka Penelusuran Korupsi

Nah Lho! Transaksi Aneh di Keuangan Pejabat Pajak Rafael Alun Dianggap KPK Jadi Pintu Pembuka Penelusuran Korupsi

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 12:45 WIB

Ucapan Lama Ahok Tantang Pejabat Lapor Pajak Kembali Ramai di Media Sosial, Buktikan Pajak yang Kalian yang Bayar!

Ucapan Lama Ahok Tantang Pejabat Lapor Pajak Kembali Ramai di Media Sosial, Buktikan Pajak yang Kalian yang Bayar!

Metro | Selasa, 28 Februari 2023 | 12:41 WIB

Sandiaga Uno Ikutan Jengkel Lihat Kelakuan Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Kemenkeu

Sandiaga Uno Ikutan Jengkel Lihat Kelakuan Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Kemenkeu

Metro | Selasa, 28 Februari 2023 | 12:31 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×