Elon Musk Pecat dan Olok-olok Karyawan Twitter Penyandang Disabilitas

Rabu, 08 Maret 2023 | 09:51 WIB
Elon Musk Pecat dan Olok-olok Karyawan Twitter Penyandang Disabilitas
Elon Musk memimpin Twitter. [Olivier Douliery/AFP]

Suara.com - Elon Musk lagi-lagi membuat kontroversi yang membuat banyak pihak geram. Baru-baru ini Elon Musk secara terbuka mencemooh dan mengolok-olok karyawan Twitter yang merasa tak yakin telah di PHK, yang lebih parahnya lagi karyawan yang ia olok-olok tersebut adalah penyandang disabilitas.

Kejadian ini berawal ketika Haraldur Thorleifsson, seorang direktur senior Twitter yang berbasis di Islandia mencoba memention Musk di Twitternya dan mempertanyakan soal akses ke komputernya yang telah terputus sembilan hari sebelumnya.

Kebetulan pemutusan akses itu berbarengan saat Twitter dilaporkan memberhentikan sekitar 200 karyawan. Thorleifsson mengatakan dalam tweetnya, "kepala SDM Anda tidak dapat memastikan apakah saya seorang karyawan atau bukan?"

Hal itu langsung dijawab Musk dalam sebuah tweet dengan pertanyaan, "Pekerjaan apa yang telah Anda lakukan di Twitter?"

Pertanyaan ia sampaikan ketika Thorleifsson memberikan daftar tugasnya sebagai tanggapan atas pertanyaan Musk. Tapi, jawabannya tak membuat Musk percaya.

Musk masih meragukan beberapa poin dengan meminta Thorleifson memoto pekerjaannya. "Foto atau itu tidak terjadi," tweetnya.

Padahal, Thorleifsson yang mendirikan perusahaan branding digital yang diakuisisi oleh Twitter pada tahun 2021, telah diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan presiden Islandia karena memelopori upaya amal untuk membangun 1.000 jalur kursi roda di sekitar Reykjavik untuk meningkatkan aksesibilitas kota.

Dalam tweet terpisah, miliarder itu mengatakan Thorleifsson tidak melakukan pekerjaan nyata. Hal itulah yang ia klaim sebagai alasan bahwa Thorleifson memiliki kecacatan yang membuatnya terhambat dalam mengetik dan karena itu layak dipecat.

Mendapat jawaban itu, Thorleifsson mengklarifikasi dalam sebuah tweet dengan menyatakan bahwa dia menderita distrofi otot, penyakit degeneratif yang membuatnya harus berada di kursi roda lebih dari 20 tahun yang lalu.

Baca Juga: Elon Musk Kasih Harapan Palsu Soal Investasi, Menko Luhut Tebar Janji Lagi

"Saya memang tidak dapat melakukan pekerjaan manual (yang dalam hal ini berarti mengetik atau menggunakan mouse) untuk waktu yang lama tanpa tangan saya mulai kram. Namun saya bisa menulis selama satu atau dua jam sekaligus. Ini bukan masalah di Twitter 1.0 karena saya adalah direktur senior dan tugas saya sebagian besar adalah membantu tim bergerak maju, memberi mereka saran strategis dan taktis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI