Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Pupuk Kaltim Sasar Produktivitas Jagung Banyuwangi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 Maret 2023 | 07:52 WIB
Pupuk Kaltim Sasar Produktivitas Jagung Banyuwangi
Ilustrasi Jagung (Pixabay.com)

Suara.com - Jalin kolaborasi aktif dalam mendorong sektor pertanian tanah air, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersama PT Jagonya Ayam Indonesia selaku supplier ayam potong untuk warung waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC), jajaki kerjasama program pengembangan komoditas jagung untuk pakan ayam melalui Agrosolution. Kerjasama ini ditandai sosialisasi dan edukasi pemupukan bagi petani di Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Koordinator Agrosolution Pupuk Kaltim Wilayah Jawa Timur Bagian Timur, Surya Arizona, mengungkapkan kerjasama ini merupakan salah satu upaya Perusahaan dalam pengembangan Agrosolution untuk mendorong produktivitas jagung oleh petani di daerah, dengan mengintensifkan pendampingan untuk pemupukan dan pengomposan. Pada program ini, Pupuk Kaltim akan menanam jagung diatas lahan seluas 800 - 1.000 hektare (Ha) di Banyuwangi, dengan menggandeng para petani setempat.

Dari program ini diharap swasembada jagung di Banyuwangi dapat tercapai dengan lebih maksimal, sehingga makin berdampak pada kesejahteraan petani mengingat kebutuhan jagung untuk pakan ayam ternak sangat tinggi. Selain pendampingan, Pupuk Kaltim juga mendukung penyediaan pupuk secara memadai NPK Pelangi 20-10-10, Urea Granul Daun Buah, dan Ecofert.

“Kami mendorong petani yang tergabung dalam Agrosolution ini dapat semakin swasembada dan sejahtera, melalui pola pemupukan berimbang menggunakan produk berkualitas dari Pupuk Kaltim," tutur Surya Arizona.

Dijelaskan Surya, formula ketiga produk Pupuk Kaltim tersebut terbukti mampu meningkatkan produktivitas tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar dan lainnya. Salah satu contoh, produktivitas jagung di Wuluhan Kabupaten Jember mengalami peningkatan menjadi 24 ton/Ha setelah menggunakan perpaduan produk tersebut pada program Agrosolution.

"Hal ini juga kami dorong untuk petani jagung di Banyuwangi, agar hasil produksi lebih maksimal untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam," tandas Surya.

Marketing Support Pupuk Kaltim Wilayah Jawa Timur Adzkiya Brama Nafarofi, mengungkapkan pada program ini Pupuk Kaltim juga akan membekali para petani dalam memproduksi sekaligus menggunakan pupuk organik, untuk meningkatkan daya dukung lahan secara berkesinambungan. Hal ini mengingat PT Jagonya Ayam Indonesia akan membuka pusat peternakan ayam seluas 50 hektare, dengan total kapasitas mencapai 1.000.000 ekor. Dan kotoran ayam dari peternakan tersebut bisa dimanfaatkan untuk bahan baku pupuk organik yang diolah terlebih dulu menggunakan biodekomposer Biodex dari Pupuk Kaltim.

Potensi bahan baku kotoran ayam dari peternakan tersebut pun terbilang tinggi, dengan kapasitas mencapai 3 ton perhari. Jumlah tersebut bisa dimanfaatkan kembali oleh petani sebagai bahan organik untuk mendukung sifat biologis tanah, sekaligus mengurangi dosis penggunaan pupuk NPK yang nantinya difasilitasi pada Agrosolution. Terlebih tanaman pangan setidaknya membutuhkan dukungan sekira 5-10 ton/Ha pupuk organik, untuk memacu produktivitas lahan secara optimal.

"Pengolahan kotoran ayam menjadi pupuk organik pun akan didampingi Pupuk Kaltim, menggunakan produk biodekomposer Biodex. Guna memperkaya unsur organiknya, pengolahan juga akan dicampur tongkol jagung dari sisa hasil panen sehingga tidak ada limbah tanaman yang terbuang," jelas Adzkiya Brama.

Menurut Adzkiya Brama, biodekomposer Biodex merupakan produk aktivator kompos unggulan yang sangat ramah lingkungan, sekaligus bisa berfungsi sebagai biopestisida. Biodekomposer ini pun sangat hemat dosis dan hanya membutuhkan sekira 2,5 Kg/ton bahan organik. Selain itu, aplikasi penggunaannya juga tidak perlu membutuhkan bahan tambahan lain seperti molase, tetes tebu atau bahan lainnya sehingga biaya pun lebih hemat.

“Pupuk Kaltim sangat mendukung pelaku usaha di Indonesia menjalankan pertanian berkelanjutan, utamanya dari hulu ke hilir seperti yang akan dilaksanakan PT Jagonya Ayam Indonesia. Dari program ini diharap hasil komoditas pertanian makin meningkat hingga berdampak terhadap kesejahteraan petani, dan lingkungan pun tetap terjaga dengan baik," tambah Adzkiya Brama.

Koordinator Site PT Jagonya Ayam Indonesia wilayah Banyuwangi, Maman Sudarisman, mengaku optimis kerjasama program bersama Pupuk Kaltim mampu mendorong produktivitas pertanian khususnya jagung, sebagai upaya mendorong kesejahteraan petani sekaligus mendukung pelaku usaha memenuhi kebutuhan pangan bagi ayam yang akan di pasok ke seluruh cabang KFC di Indonesia. Dirinya menyebut program ini bentuk kolaborasi yang efektif, guna mendukung ketahanan pangan dan memajukan sektor pertanian dalam negeri.

"Kami sangat optimis dengan kolaborasi bersama Pupuk Kaltim, karena membawa misi yang sama untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan produktivitas pertanian, agar kedepan semakin berdampak terhadap kesejahteraan petani di Indonesia," kata Maman Sudarisman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moeldoko Tekankan Pentingnya Ketersediaan Pupuk Bagi Ketahanan Pangan

Moeldoko Tekankan Pentingnya Ketersediaan Pupuk Bagi Ketahanan Pangan

Bisnis | Senin, 06 Maret 2023 | 07:33 WIB

Khofifah: Jagung varietes Reog 234 milik Ponorogo Harus Segera Dipatenkan

Khofifah: Jagung varietes Reog 234 milik Ponorogo Harus Segera Dipatenkan

| Jum'at, 03 Maret 2023 | 18:15 WIB

Luar Biasa, Ponorogo Panen Jagung Hasil Penelitian Sendiri

Luar Biasa, Ponorogo Panen Jagung Hasil Penelitian Sendiri

| Jum'at, 03 Maret 2023 | 17:46 WIB

Terkini

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:44 WIB

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:43 WIB

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:19 WIB

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11 WIB

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:01 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:40 WIB

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:32 WIB

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:26 WIB