Tokoh Adat Bangga Ada Gedung PYCH: Pusat Peradaban Baru Anak Muda Papua

Iwan Supriyatna

Rabu, 15 Maret 2023 | 07:21 WIB
Tokoh Adat Bangga Ada Gedung PYCH: Pusat Peradaban Baru Anak Muda Papua
Para tokoh masyarakat adat Papua menyatakan keberadaan Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) akan menjadi peradaban baru bagi anak muda Papua.

Suara.com - Para tokoh masyarakat adat Papua menyatakan keberadaan Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) akan menjadi peradaban baru bagi anak muda Papua. Peradaban yang menjadikan Tanah Papua lebih maju dan sejahtera.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, Ondoafi George A. Awi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo semua upaya memajukan masyarakat Papua, khususnya gedung PYCH sebagai pusat pengembangan diri generasi muda.

"Atas nama masyarakat Papua, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden atas fasilitas gedung yang begitu megah, bagus. Di mana dalam gedung ini akan mewadahi semua anak-anak Papua, untuk mereka mampu mengekspresikan mereka punya kreasi dan bakat," kata George A. Awi.

George A. Awi mengaku telah berkeliling melihat semua bagian gedung PYCH, serta menyaksikan aktivitas pengembangan diri anak muda Papua, serta melihat persiapan menjelang peresmian gedung PYCH oleh Presiden Jokowi.

"Saya sudah keliling. Saya lihat, wah ini sangat luar biasa. 7 wilayah adat di Papua sudah ada di dalam gedung ini, representatif. Itu sangat membanggakan untuk kami," tegas tokoh adat di Tanah Papua tersebut.

George A. Awi mengajak semua anak muda Papua untuk memanfaatkan gedung PYCH karena memiliki fasilitas yang menunjang untuk pengembangan diri. Serta mengajak masyarakat mendukung semua program kerja yang dicanangkan oleh Papua Muda Inspiratif (PMI).

George A. Awi juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala BIN Budi Gunawan karena telah membina anak-anak Muda Papua. PMI merupakan organisasi yang dibina Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menjadi motor kemajuan Papua.

"Kepada masyarakat kami mengimbau untuk mendukung program ini. Kita ajak Anak-anak kita masuk gedung ini supaya dibina, dilatih, digembleng, supaya terbentuk mental yang bagus. Sebab Bangsa Indonesia ke depan ini menghadapi tantangan globalisasi yang sangat luar biasa, maka perlu dibentuk mental mereka," paparnya.

George A. Awi menyampaikan itu usai melakukan pertemuan dengan Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya. Turut hadir dalam pertemuan itu Sekretaris LMA Port Numbay, Eddy Ohoiwutun dan para tokoh Papua lainnya.

baca juga

Eddy Ohoiwutun menambahkan, peran pemerintah daerah yang ada di Tanah Papua ini diperlukan agar anak muda bisa memanfaatkan gedung yang dibangun bernuansa adat tersebut. Tak lupa Eddy juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala BIN Budi Gunawan atas dukungannya kepada anak-anak muda Papua.

"Karena itu pemerintah Kab/Kota di Tanah Papua ini harus mendukung dengan menyiapkan generasi mudanya untuk mengakses fasilitas ini," ujar Eddy.

"Ini sangat penting, supaya tempat ini menjadi tempat dimana membangun peradaban baru bagi anak-anak muda di Tanah Papua, untuk menyiapkan masa depan anak-anak kita, seperti harapan orang-orang tua, Ondoafi, tentu juga harapan negara," pungkasnya.

Gedung PYCH Bernuansa Adat

Desain arsitektur atap gedung utama PYCH terinspirasi dari rumah adat masyarakat Kota Jayapura dan Wamena, yakni atap Honai dan atap Kariwari

Didalamnya ada ruangan untuk produk UMKM, cafetaria, ruang pelatihan, ruang pemasaran, ruang podcast, ruang fotografi, ruang serbaguna hingga ruangan yang bisa digunakan untuk co-working space.

Ada juga ruangan berbentuk tribun yang berkapasitas lebih dari 400 orang. Ruangan ini bisa digunakan pertunjukkan hingga keagamaan, serta fasilitas lainnya.

Selain itu di gedung PYCH juga terdapat dua gedung asrama, masing-masing terdiri dari 23 kamar dengan fasilitas tempat tidur lengkap, lemari, kamar mandi dalam dan lainnya. Tak ketinggalan fasilitas internet berkecepatan 100 Mpbs.

Gedung ini juga mengadopsi konsep green building yang memanfaatkan energi alam, seperti pencahayaan dan angin. Praktis pada siang hari Gedung PYCH, termasuk asrama, tidak menggunakan lampu karena masih cukup terang di semua sisi, karena banyak kaca dan lubang ventilasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kematian Dokter Spesialis Paru di Papua Masih Didalami, Polisi Klaim Tunggu Hasil Autopsi

Penyebab Kematian Dokter Spesialis Paru di Papua Masih Didalami, Polisi Klaim Tunggu Hasil Autopsi

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 20:59 WIB

Mantap, Anak Muda Papua dari PYCH Luncurkan Brand Smartphone dan Laptop

Mantap, Anak Muda Papua dari PYCH Luncurkan Brand Smartphone dan Laptop

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2023 | 12:23 WIB

Menteri Kesehatan: Polisi Usut Kematian Tidak Wajar Dokter Spesialis Paru

Menteri Kesehatan: Polisi Usut Kematian Tidak Wajar Dokter Spesialis Paru

Sulsel | Selasa, 14 Maret 2023 | 08:51 WIB

Terkini

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:42 WIB

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

×