Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Schneider Electric: Penerapan IoT Pada Manajemen Bangunan Lebih Efisien 80 Persen

Iwan Supriyatna

Senin, 17 April 2023 | 07:06 WIB
Schneider Electric: Penerapan IoT Pada Manajemen Bangunan Lebih Efisien 80 Persen
Schneider Electric.

Suara.com - Schneider Electric mencatat bangunan cerdas dan hijau yang menerapkan IoT atas manajemen sistem bangunan, dapat melakukan efisiensi atas biaya dan waktu rekayasa hingga 80 persen.

Bangunan cerdas juga dapat menghemat biaya pemeliharaan hingga 75 persen, dan jejak karbon yang dikurangi dapat mencapai 50 persen.

"Angka-angka tersebut jelas akan membuat bisnis jauh lebih menguntungkan dan sustainable," kata Hery Saputra, Building Business Vice President PT Schneider Electric Indonesia ditulis Senin (17/4/2023).

IoT merupakan jaringan sistem dan perangkat pendukung yang ada pada bangunan, termasuk di dalamnya, yaitu pencahayaan, sistem pemanas dan pendingin udara (HVAC), akses keamanan dan kontrol serta perangkat kontrol berupa katup, aktuator, sensor dan meter

Mewujudkan bangunan cerdas dan hijau adalah sebuah keniscayaan untuk mengurangi emisi karbon, efisiensi biaya operasional, dan keberlanjutan dalam bisnis, kata Hery.

Indonesia telah menandatangani Paris Agreement 2015 untuk membatasi kenaikan suhu global di angka minimum 1,5 derajat Celcius untuk tingkat pra-industri pada akhir abad ini.

Hal itu diperkuat dengan komitmen terakhir Indonesia untuk mengurangi tingkat emisi karbon sebesar 31,89 persen dengan upaya sendiri atau 43,2 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2030 yang tertera dalam Enhanced Nationally Determine Contribution (ENDC) pada tahun 2022.

Sementara itu, Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) pada laporan "2022 Global Status Report for Buildings and Construction" menyebutkan bahwa sektor bangunan dan konstruksi memberi kontribusi sebesar 38 persen terhadap emisi karbon dunia dengan kecenderungan yang terus meningkat.

"Apa yang bisa kita tangkap dari fakta-fakta di atas adalah bahwa upaya penurunan emisi karbon pada sektor bangunan dan konstruksi harus terus diupayakan. Sebab walaupun telah banyak kemajuan yang dicapai melalui efisiensi energi yang diterapkan pada beragam bangunan, termasuk pemanfaatan renewable energy yang meningkat, tetapi hal tersebut belum dapat mengimbangi meningkatnya emisi karbon dari sektor ini," papar Hery.

baca juga

Kenyataan hari ini, kebutuhan bangunan cerdas dan hijau semakin meningkat. Bangunan cerdas dan hijau didesain untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memaksimalkan efisiensi energi dan keberlanjutan.

"Bangunan konvensional menghasilkan lebih banyak emisi karbon dan boros energi. Bangunan cerdas dan hijau dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, mengurangi biaya energi serta operasional dalam jangka panjang. Fakta-fakta di lapangan telah membuktikan bahwa penerapan IoT pada bangunan cerdas lebih menguntungkan usaha," jelas dia.

Lebih dalam, Hery menyebut pencanangan calon Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia, Nusantara mengusung konsep Sustainability Forest City di mana kota tersebut akan terdiri dari 65 persen tutupan hutan untuk mencapai daya dukung sumber daya alam dan lingkungan hidup.

"Untuk mendukung terwujudnya konsep tersebut, maka diperlukan dukungan bangunan cerdas dan hijau di lokasi IKN. Apalagi pencanangannya sudah digaungkan sejak awal dan akan melalui lima tahapan pembangunan sejak tahun 2020 hingga tahun 2045."

Dengan semangat membangun IKN Nusantara yang berketahanan iklim dan rendah karbon, maka bangunan cerdas dan hijau berbasis IoT adalah salah satu hal pendukung utama yang tidak boleh terlewatkan – tentu saja untuk mengurangi jejak emisi karbon, mencapai efisiensi, dan keberlanjutan, katanya.

"Apapun inisiatif yang digulirkan pemerintah untuk mencapai target penurunan emisi atau mencapai nett-zero emissions melalui berbagai kebijakan dan stimulus pembangunan, diperlukan komitmen bersama untuk mendukung hal tersebut. Kami dari kalangan industri manajemen energi dan otomasi telah bertekad memberikan dukungan layanan dan produk terbaik dan bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantap! Penjualan CHIP Melesat 122 Persen di 2022

Mantap! Penjualan CHIP Melesat 122 Persen di 2022

Bisnis | Senin, 17 April 2023 | 06:49 WIB

Schneider Electric Ikut Sukseskan ASEAN Youth Dialogue 2023

Schneider Electric Ikut Sukseskan ASEAN Youth Dialogue 2023

Bisnis | Minggu, 16 April 2023 | 08:32 WIB

Inovasi Teknologi IoT: Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Kesehatan

Inovasi Teknologi IoT: Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Kesehatan

Tekno | Senin, 10 April 2023 | 14:45 WIB

Terkini

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×