Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Nilai Tukar Dolar AS Hari Ini Ambyar, Mata Uang Negara Lain Kompak Menguat

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 16 Mei 2023 | 08:36 WIB
Nilai Tukar Dolar AS Hari Ini Ambyar, Mata Uang Negara Lain Kompak Menguat
Petugas menunjukkan mata uang Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Dolar AS pada hari ini, Selasa (16/5/2023) atau akhir perdagangan, melemah terhadap sejumlah mata uang negara lain. Menunjukkan tren buruk usai capai level tertinggi lima minggu karena indeks manufaktur Empire State atau negara bagian New York turun tajam pada Mei, di tengan kebuntuan pembicaraan tentang plafon utang AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,24 persen menjadi 102,4374 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,0874 dolar AS dari 1,0854 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2528 dolar AS dari 1,2449 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS juga memiliki nilai 136,0770 yen Jepang, lebih tinggi dari 135,6600 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8949 terhadap franc Swiss dari sebelumnya di angka 0,8979 franc Swiss.

Mata uang AS itu juha turun jadi 1,3469 dolar Kanada dari 1,3561 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,3432 krona Swedia dari 10,3882 krona Swedia.

Dalam laporannya, Federal Reserve New York menyebut, indeks manufaktur negara bagian New York turun ke pembacaan negatif 31,8 pada Mei, lebih rendah dari 10,8 pada April. Para ekonom memperkirakan untuk pembacaan negatif 2,0.

"Inflasi tidak akan turun dengan sangat cepat. Dan dalam hal itu, pemotongan suku bunga tidak sesuai dengan skenario itu," kata presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic.

Terlepas dari komentar Bostic yang relatif hawkish, indeks dolar AS melemah karena "pedagang mengambil keuntungan setelah reli baru-baru ini," kata Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire.

Peningkatan sentimen risiko secara keseluruhan juga membebani dolar AS, menurut Monex USA, penyedia valuta asing, manajemen risiko, dan solusi pembayaran internasional.

Penurunan dolar pada Senin (15/5/2023) terjadi setelah mencapai kinerja mingguan terbaiknya sejak September tahun lalu pada Jumat (12/5/2023).

"Pasar dalam mode konsolidasi dan menunggu sinyal yang lebih jelas dari Washington tentang bagaimana mereka akan mencegah gagal bayar AS," kata direktur di perusahaan konsultan valas Klarity FX Amo Sahota seperti dikutip via Reuters.

Presiden Joe Biden dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin kongres pada Selasa waktu setempat untuk pembicaraan tatap muka, sehari sebelum dia berangkat ke pertemuan negara-negara Kelompok Tujuh (G7) di Jepang.

Meskipun kedua belah pihak tampaknya tidak mencapai kesepakatan, Gedung Putih tidak mengesampingkan batas pengeluaran tahunan yang menurut Partai Republik harus menyertai setiap peningkatan batas utang negara sebesar 31,4 triliun dolar AS.

Menjelang pertemuan Selasa, Ketua DPR AS Kevin McCarthy memperingatkan pada Senin (15/5) bahwa "tidak ada gerakan" menuju kesepakatan untuk menaikkan plafon utang 31,4 triliun dolar AS dalam pembicaraan dengan Gedung Putih, dan dia memperingatkan bahwa waktu hampir habis untuk mendapatkan kesepakatan melalui Kongres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Loyo, Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal I-2023 Langsung Turun

Dolar AS Loyo, Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal I-2023 Langsung Turun

Bisnis | Senin, 15 Mei 2023 | 12:07 WIB

Bos BI Ungkap Alasan Banyak Negara ASEAN Tinggalkan Dolar AS Buat Transaksi

Bos BI Ungkap Alasan Banyak Negara ASEAN Tinggalkan Dolar AS Buat Transaksi

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2023 | 11:36 WIB

Segini Biaya Masuk Ponpes Al Zaytun, Bayarnya Pakai Dollar!

Segini Biaya Masuk Ponpes Al Zaytun, Bayarnya Pakai Dollar!

| Senin, 08 Mei 2023 | 10:08 WIB

Indonesia Stop Gunakan Dolar AS Agar Tak Terseret dalam Krisis Amerika Serikat

Indonesia Stop Gunakan Dolar AS Agar Tak Terseret dalam Krisis Amerika Serikat

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2023 | 09:12 WIB

Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa

Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2023 | 10:51 WIB

BRICS Tinggalkan Dolar AS, Siap Ciptakan Mata Uang Baru

BRICS Tinggalkan Dolar AS, Siap Ciptakan Mata Uang Baru

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2023 | 15:52 WIB

Terkini

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB