Indonesia Stop Gunakan Dolar AS Agar Tak Terseret dalam Krisis Amerika Serikat

M Nurhadi

Jum'at, 05 Mei 2023 | 09:12 WIB
Indonesia Stop Gunakan Dolar AS Agar Tak Terseret dalam Krisis Amerika Serikat
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menyebut, penggunaan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) bantu rupiah lebih stabil jika terimplementasi dengan baik.

“Kalau dedolarisasi atau LCT ini berhasil, stabilitas mata uang rupiah dalam jangka panjang lebih bagus karena tidak bergantung pada fluktuasi dolar Amerika Serikat (AS),” kata Bhima.

Menurut dia, kondisi AS yang tengah menghadapi tiga krisis sekaligus, yaitu krisis gagal bayar utang, krisis perbankan, dan ancaman resesi yang merupakan imbas dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2023 yang relatif rendah.

Sehingga, Indonesia akan menerima risiko yang lebih besar bila bergantung dengan dolar AS, terutama terkait neraca pembayaran dan cadangan devisa. Terlebih, bila mengingat Indonesia tidak memiliki kuasa untuk mempengaruhi kebijakan moneter AS.

“Jadi, perlu ada upaya dedolarisasi yang semakin banyak melibatkan negara-negara mitra dagang,” ujar Bhima.

Ia lantas merekomendasikan pemerintah untuk memberikan insentif kepada eksportir dan importir.

Menurut Bhima, eksportir dan importir memegang peranan penting dalam hal keberhasilan penerapan LCT. Alasannya, pelaku utama yang akan memanfaatkan implementasi LCT adalah eksportir dan importir yang terlibat dalam aktivitas perdagangan.

“Sehingga perlu kesiapan dari sisi perbankan untuk lebih banyak menyerap mata uang, seperti ringgit atau won. Dengan begitu, eksportir dan importir bisa menggunakan mata uang lokal untuk bertransaksi,” jelas Bhimadikutip dari Antara.

Untuk diketahui, LCT adalah salah satu kesepakatan negara-negara yang tergabung dalam ASEAN+3 untuk memperkuat kerja sama keuangan di kawasan. Negara-negara ASEAN+3 mencakup 10 negara Asia Tenggara beserta China, Jepang, dan Korea.

baca juga

LCT bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sehingga dapat memperkuat stabilitas mata uang masing-masing negara anggota.

Saat ini, Indonesia telah menjalin kerja sama LCT dengan lima negara, yakni Malaysia, Thailand, Jepang, China, dan Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

186 Bank AS Terancam Bangkrut Susul First Republic Bank dan Silicon Valley

186 Bank AS Terancam Bangkrut Susul First Republic Bank dan Silicon Valley

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2023 | 08:45 WIB

Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa

Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2023 | 10:51 WIB

BRICS Tinggalkan Dolar AS, Siap Ciptakan Mata Uang Baru

BRICS Tinggalkan Dolar AS, Siap Ciptakan Mata Uang Baru

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2023 | 15:52 WIB

Tantangan Satu Juta Dolar James Randi dan Implikasi pada Ilmu Pengetahuan

Tantangan Satu Juta Dolar James Randi dan Implikasi pada Ilmu Pengetahuan

Your Say | Jum'at, 28 April 2023 | 13:43 WIB

Apindo Dukung Kebijakan Dedolarisasi

Apindo Dukung Kebijakan Dedolarisasi

Tantrum | Rabu, 26 April 2023 | 12:30 WIB

Krisdayanti Beri Ameena THR Pakai Uang Dolar, Warganet Senggol Gen Halilintar: Pernah Ngasih Buat Cucu Nggak?

Krisdayanti Beri Ameena THR Pakai Uang Dolar, Warganet Senggol Gen Halilintar: Pernah Ngasih Buat Cucu Nggak?

Metro | Rabu, 26 April 2023 | 07:56 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×